Nestapa Korban Bencana Di Kabupaten Lebak Tidak Berhenti

Zona investigasi.com Lebak Banten-nestapa korban bencana banjir bandang yang terjadi awal Januari lalu di kabupaten Lebak Banten tidak kunjung berhenti, selain belum terealisasinya bantuan yang dijanjikan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Lebak kini rumah-rumah tempat mereka mengungsi mulai rusak dan lapuk.

Amsor pengungsi korban bencana asal kampung Sigobang desa Banjar sari kecamatan Lebak gedong mengungkapkan kondisinya dan pengungsi lainnya yang saat ini mendiami rumah sementara di desanya sudah sangat memprihatinkan.

Hal itu karena rumah tempat mengungsi yang terbuat dari bambu dan terpal plastik mulai lapuk dan terpalnya mudah sobek, sehingga ketika hujan turun para pengungsi yang mendiami rumah sementara tersebut harus bubar untuk mencari tempat lain.

“Rumah sementara yang kami buat dari bambu dan terpal plastik sudah lapuk dan tidak kuat lagi terutama saat hujan turun”, ungkapnya.

Selain itu Amsor mengaku sedih atas nasibnya karena rumahnya yang hancur dihantam longsor akan tetapi tidak terdata oleh pihak pemerintah sehingga sangat pasti tidak akan mendapatkan bantuan seperti yang dijanjikan oleh pemerintah kabupaten Lebak.

“Saat ini saya sangat bingung, sudah mah terpal-terpal rumah sementara rusak apalagi ternyata rumah saya tidak terdaftar dalam laporan musibah bencana, yang katanya akan segera dapat bantuan besarnya untuk rumah rusak Rp.25 juta, untuk rumah hancur Rp.50 juta dan dana tunggu sebesar Rp 500 ribu rupiah untuk enam bulan bagai mana nasib kami”,ujarnya.

Berdasarkan hal tersebut ia selaku pengungsi meminta pihak pemerintah segera membantu rumah-rumah sementara yang mulai rusak serta kembali mendata warga yang menjadi korban bencana, sehingga tidak merasa dianak tirikan oleh pemerintah pungkas Amsor.

(Fik).

Author: Redaksi ZI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *