Setiap Pendatang Wajib Kantongi Keterangan Bebas Covid 19, Selama PSBB

Zona investigasi com Lebak- Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dinas perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak, petugas disetiap chek point, akan menindak tegas setiap penumpang kendaraan dari luar yang akan masuk Lebak, jika terbukti tidak mematuhi protokol kesehatan, diantaranya tidak menggunaan masker dan tidak mengantongi surat keterangan bebas Covid 19, yang dikeluarkan institusi pemerintah dari derah asalnya.

Rusito, Kepala Dishub Lebak menerangkan bahwa selama PSBB berlangsung di Lebak, pihaknya akan bersikap tegas bagi pelanggar, terutama penumpang kendaraan yang melanggar protokol kesehatan, salah satunya apabila tidak menggunakan masker dan tidak mengantongi surat bebas Covid 19 dari institusi pemerintah dari derah asalnya.

“Warga yang datang dari luar, wajib menggunakan masker, menunjukan surat bebas Covid 19 yang dikeluarkan institusi berwenang dari daerah asalnya, jika tidak maka petugas chek point akan memerintahkan kendaraan yang dikendarainya untuk putar balik ke daerah asalnya. Kalau dia dari jakarta, ya harus kembali ke daerah asalnya lagi,” katanya Selasa (6/10).

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19, maka pihaknya perlu mengoptimalkan bentuk pengawasan dan pemeriksaan disetiap pos chek point, melalui chek point tersebut, petugas akan mengawasi dan memeriksa setiap kendaraan yang akan keluar masuk ke wilayah Kabupaten Lebak.

Dan dikabupaten Lebak Chek Point ada empat titik yaitu posko Citeras, posko Terminal Mandala, posko Stasiun dan posko Maja.

“Diharapkan pemeriksaan di setiap check point selama PSBB berlangsung, dapat memutus mata rantai Covid-19, khususnya indikasi penularan dari warga yang datang dari luar,” terangnya.

Oleh karena itu kami berharap pemeriksaan check point selama PSBB dapat menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Terutama dari warga pendatang dari luar Lebak harapnya.

Sementara Ujang Purwanto, warga kecamatan Maja, sangat mengafresiasi adanya pos pemeriksaan di Kecamatan Maja. Sebab Maja, merupakan tapal batas dengan Kabupaten Zona merah Covid 19, yaitu Kabupaten Bogor dan Tangerang.

” Maja ini kan kawasan urban, dimana banyak keluar masuk warga dari Tangerang dan Bogor, bahkan dari Jakarta, kita semua tahu, kalau Tangerang dan Bogor dan Jakarta itu, angka positif Covid 19 nya cukup tinggi,” tuturnya.

(Pik)

Author: Redaksi ZI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *