Akor Salanjengah, KPU Kab Sampang Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang akan di gelar pada tanggal 27 November 2024, maka pada hari ini KPU Sampang menggelar deklarasi kampanye damai di halaman GOR (Gedung Olah Raga) Jalan KH. Wahid Hasyim Sampang. Selasa (24/09/2024).

Acara deklarasi itu sendiri dihadiri oleh Ketua KPU Sampang, Aliyanto, SH beserta komisioner, Ketua Bawaslu Sampang, Muhalli, SH bersama komisioner, Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono, S.iK, Dandim 0828/Sampang, Letkol CZI Suprobo Harjo Subroto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sampang, Sudarmanto, S. Sos, MA, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Nabila, SH, Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan, S, Kep, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sampang, Anang Djunaedi, Bacawabup nomer urut 1, H. Abdullah Hidayat, Paslon Jimad Sakteh nomer urut 2, H. Slamet Junaidi dan KH. Mahfudz Siddiq AQ, partai pengusung masing-masing partai serta para pendukung Paslon dan juga tamu undangan lainnya.
Ketua KPU Sampang, Aliyanto, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa demokrasi dalam UUD 45 merupakan kedaulatan serta pesta rakyat jadi dalam hal ini rakyat yang harus menang dan bahagia.
Oleh sebab itu, pemilu bukan milik KPU, Bawaslu, partai politik dan juga bukan milik paslon maupun para pendukung dari pasangan calon tersebut.
“Di pemilu kita seharusnya merasa bahagia, tenang dengan cara memberikan informasi yang positif serta edukatif dan menyuguhkan pendidikan politik bagi masyarakat Sampang, khususnya bagi para pemilih pemula”, ujarnya.
“Adapun tujuan pemilu ini adalah mensejahterakan dan mendamaikan Kabupaten Sampang, maka dari itu kami berharap dengan deklarasi kampanye damai ini merupakan sejarah terciptanya pilkada damai di tahun 2024”, harap Aliyanto.
Sedangkan dari Paslon Mandat nomor urut 1 sendiri tidak di hadiri oleh Calon Bupati, KH. Mohammad bin Moh Muafi (Ra Mamak) dan yang hadir hanya H. Abdullah Hidayat selaku Cawabup Sampang.
Dirinya mengatakan kesetujuannya atas takline dari KPU Sampang yakni Akor Salanjengah.
“Semoga dengan jargon ini menjadi catatan sejarah yang baik pada pilkada 2024 di Kabupaten Sampang, dengan tujuan hanya ingin mensejahterakan masyarakatnya sendiri.
Mudah-mudahan pilkada ini, Sampang mempunyai pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya, saya menyarankan kepada para Paslon beserta tim suksesnya agar memberi contoh kepada Masy yang paling bawah sehingga di pilkada nanti bisa menyenangkan serta membahagiakan”, kata H. Ab.
Selanjutnya, Paslon Jimad Sakteh nomer urut 2, H. Slamet Junaidi dengan di dampingi KH. Mahfudz Siddiq AQ selaku calon Wakil Bupati Sampang menyampaikan apresiasinya kepada KPU Sampang karena kesungguhan, keseriusannya untuk menciptakan pilkada yang damai, karena dengan kondusif dan damai maka kedepannya bisa menentukan kemajuan Kabupaten Sampang dari masyarakatnya sendiri.
“Tapi kami yakin, dari dua paslon ini mempunyai niat dan keinginan yang sama, mudah-mudahan dengan begitu bisa mensejahterakan serta yang terbaik bagi masyarakatnya, karena selama lima tahun kepemimpinan saya tidak ada anggaran seribu rupiah pun tidak berguna bagi masyarakat Kabupaten Sampang”, tegasnya.
“Kembali ke kontek pilkada damai, tentunya kita tidak boleh saling menghujat.
Ketika melihat di dunia medsos, saya merasa miris karena antara tim sukses saling menghujat, mencaci dan memfitnah luar biasa.
Saya tidak menyangka itu terjadi di Kabupaten Sampang, tetapi kenyataannya terjadi juga, kalau kita mempunyai niat yang baik untuk kemajuan Sampang seharusnya terjadi perselisihan maupun pertengkaran di antara kita”, ucap H. Idi.
“Oleh sebab itu, kami dari Paslon Jimad Sakteh meminta serta berharap mulai dari jajaran pemerintah daerah, kecamatan hingga desa untuk terus menjaga kondusifitas keamanan Kabupaten Sampang tanpa adanya provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, sehingga di pilkada 2024 nanti akan tercipta pemilu yang aman tertib dan damai serta kondusif sesuai dengan harapan kita bersama”, pungkasnya.
Dari pantauan jurnalis Zona investigasi.com biro Sampang, acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan bersama serta pelepasan burung merpati sebagai simbol kedamaian.
#(is-one)#

