
SAMPANG zonainvestigasi.com – Untuk mempererat tali silaturahmi antar pemain tenis meja veteran, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Sampang menggelar Turnamen Tenis Meja U-80 di GOR (Gedung Olahraga) Sampang, Minggu (1/2/2026).
Ketua PTMSI Kabupaten Sampang, H. Hifni, mengatakan, turnamen tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus wadah kompetisi bagi para atlet veteran dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Turnamen tenis meja U-80 ini baru pertama kali digelar di Kabupaten Sampang. Pesertanya tidak hanya dari Sampang, tetapi juga dari Kabupaten Pamekasan, Sumenep, Tuban, Sidoarjo, Surabaya, serta daerah lainnya di Jawa Timur,” ujar H. Hifni kepada jurnalis zonainvestigasi.com biro Sampang.
Sementara itu, H. M. Soleh selaku Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Tenis Meja U-80 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, khususnya yang datang dari luar daerah.
“Kejuaraan ini diprakarsai oleh PTM Bima yang berada di bawah naungan PTMSI Kabupaten Sampang.
Untuk jumlah peserta, kami batasi sebanyak 16 pool, atau 48 pasangan, dengan total 96 atlet. Kegiatan ini juga merupakan event regional pertama yang kami selenggarakan,” jelasnya.
Ia berharap ke depan PTMSI Kabupaten Sampang semakin bersemangat dalam mengembangkan olahraga tenis meja, dengan dukungan seluruh PTM yang berada di bawah naungannya.
“Alhamdulillah, PTMSI Kabupaten Sampang cukup membanggakan. Semangat pengurus dan atletnya sangat tinggi, meskipun selama ini masih banyak didukung pendanaan pribadi atau swadaya. Yang dulu tidak pernah dilirik daerah lain, kini justru mulai diperhatikan,” ucapnya.
Lebih lanjut, H. M. Soleh juga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan setiap tahun, tidak hanya untuk kategori ganda, tetapi juga nomor tunggal dengan pembinaan berdasarkan kelompok umur.
“Kami berharap ke depan bukan hanya turnamen ganda, tetapi juga single, dengan pembagian kelompok usia mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga dewasa. Dengan begitu, kita bisa mencetak atlet-atlet baru yang berprestasi, baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya. ( Is-one )

