
Pamekasan – zonainvestigasi.com
Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, secara resmi mengukuhkan pengurus Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS) di Aula Gudang PT Bawang Mas Group, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (21/2/2026).
Pengukuhan ini dinilai menjadi momentum penting bagi penguatan tata niaga tembakau di wilayah Pulau Madura, sekaligus mempertegas peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi petani.
Bupati Pamekasan, Khalillurrahman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Koperasi RI dan secara terbuka meminta dukungan pemerintah pusat agar Pamekasan dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Koperasi Jawa Timur.
Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Menteri Koperasi Republik Indonesia dalam pengukuhan pengurus Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS) di Madura khususnya di Kabupaten Pamekasan,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pamekasan.
Ia menyebut, saat ini 9 koperasi telah selesai dibangun, 5 koperasi akan menyusul dalam lima pekan ke depan, kemudian disusul 14 koperasi lain yang sedang berjalan, sementara 176 koperasi desa/kelurahan masih dalam proses pembangunan.
Perkembangan pembentukan KDKMP saat ini masih 9 koperasi yang sudah selesai, pekan depan menyusul lima, kemudian 14 lainnya dalam proses pembangunan. Dan 176 koperasi di Pamekasan masih dalam tahap pembangunan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua P4TM, H. Khairul Umam, menegaskan harapan besar kepada KITMAS agar tidak sekadar menjadi simbol kelembagaan, melainkan benar-benar hadir sebagai solusi permodalan dan pemasaran hasil petani.
Harapan kami, dengan dikukuhkannya pengurus KITMAS ini, koperasinya mampu membeli tembakau petani. Madura dikenal dengan tembakau dan garam, sehingga para petani bisa lebih sejahtera,” ujarnya.
Pernyataan paling strategis datang dari Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Ia menegaskan bahwa berdirinya KITMAS harus menjadi titik balik agar petani tembakau Madura tidak terus berada di posisi lemah dalam rantai perdagangan.

Berdirinya Koperasi KITMAS ini sangat penting. Tujuannya agar petani tembakau di Madura bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Pemerintah siap mendukung penuh,” tegasnya.
Lebih jauh, Ferry mengungkapkan kesiapan pemerintah untuk membicarakan skema cukai khusus guna memperkuat ekosistem tembakau Madura.
Kami juga akan berkoordinasi langsung dan membicarakan dengan Menteri Keuangan terkait kemungkinan adanya cukai khusus apabila memang diperlukan untuk mendukung petani tembakau Madura,” ujar Ferry di hadapan awak media.
Pengukuhan pengurus KITMAS tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pamekasan, Ketua KITMAS, serta sejumlah tokoh daerah.
Pemerintah daerah berharap, koperasi induk ini benar-benar menjadi pengungkit ekonomi baru, memperkuat posisi tawar petani, serta memutus ketergantungan petani tembakau Madura terhadap tengkulak. ( Rin )

