Ibu Kota Kembali Dikepung Banjir, 35 RT Terendam Sejak Subuh

zonainvestigasi.com

Jakarta — zonainvestigasi.com
Hujan deras mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (18/1/2026) mengakibatkan banjir kembali meluas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 35 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan terendam banjir per pukul 09.00 WIB. Genangan air mencapai hingga lebih dari 70 sentimeter di beberapa titik terdampak.

Info Nasional + 1
Korban dan Pengungsi
Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi. Data BPBD menunjukkan,
Di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, terdapat 12 kepala keluarga (KK) atau 29 jiwa yang mengungsi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Alur Anggrek.

Di Jakarta Timur, Kelurahan Rawa Terate, sekitar 8 KK atau 14 jiwa warga mengungsi di lokasi aman akibat banjir tinggi.

BPBD Jakarta
Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa atau luka per pukul siang ini, tetapi banjir diperkirakan mengganggu mobilitas warga, aktivitas sekolah, dan kerja di sejumlah kawasan terdampak. Warga juga dilaporkan kesulitan mengakses layanan transportasi umum dan transportasi pribadi selama genangan air.

Dampak Ekonomi
Banjir yang berulang setiap hujan deras telah membawa dampak ekonomi nyata di berbagai sektor. Para pelaku usaha dan asosiasi bisnis menilai kejadian banjir yang sering terjadi secara terus-menerus menekan kegiatan ekonomi warga dan bisnis lokal, terutama:
Perdagangan dan ritel di kawasan terdampak menjadi sepi pengunjung karena akses jalan terganggu.

Produktivitas pekerja menurun akibat keterlambatan atau sulitnya akses ke tempat kerja.

Transportasi terganggu, termasuk pengalihan arus di beberapa jalan tol dan arteri, yang berdampak pada distribusi barang dan logistik.

Antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pun menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mengatasi dampak ekonomi banjir Jakarta dan mengurangi gangguan terhadap aktivitas bisnis di masa mendatang.

Megapolitan Antara
Tanggapan Resmi Pejabat
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengeluarkan pernyataan resmi:
“BPBD DKI Jakarta mencatat 35 RT dan 23 ruas jalan tergenang banjir di wilayah Ibu Kota.

Personel telah dikerahkan untuk memonitor situasi dan mempercepat proses penanganan genangan bersama dinas terkait.”

Isnawa juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan banjir susulan. Warga yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi 24 jam. ( Is )