BPBD Kabupaten Sampang Siap Antisipasi Jika Terjadi Bencana Banjir
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Jika musim penghujan Kabupaten Sampang hampir setiap tahun menjadi langganan banjir, itu disebabkan karena daerah tersebut khususnya Kecamatan Sampang Kota kalau dilihat secara letak geografis berada di lembah atau dataran rendah dan hampir sama dengan laut, sehingga apabila di daerah utara yang merupakan dataran tinggi mengalami curah hujan cukup lebat serta dibarengi dengan air laut pasang, maka secara otomatis wilayah Sampang Kota akan mengalami banjir.
Saat ditanyakan oleh jurnalis Zona investigasi.com biro Sampang mengenai antisipasi menghadapi bencana banjir yang menjadi langganan setiap tahun di Sampang Kota, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sampang, Chandra Romadhoni Amin, mengatakan bahwa rekan-rekan petugas BPBD Kabupaten Sampang terutama dari Tim Reaksi Cepat (TRC) selalu siap serta siaga jika sewaktu-waktu terjadi banjir. Senin (06/01/2025).
“Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Kamis tanggal 02 Januari 2025 kami mendapat informasi kalau di daerah utara curah hujan tinggi dan mengakibatkan air sungai meluap.
Mendengar adanya potensi banjir tersebut, maka kami bersama rekan-rekan dari BPBD Sampang langsung terjun kelapangan memantau daerah-daerah sungai, diantaranya Kecamatan Kedungdung dan Kecamatan Sampang Kota, antara lain Desa Banyumas serta sepanjang aliran sungai Kali Kamoning yang menuju ke laut”, ujar Chandra di ruangannya.
Terkait dengan prasarana jika terjadi banjir, pihaknya menyatakan kalau seandainya banjir itu memang melanda Sampang Kota maka semua perlengkapan maupun peralatan seperti mobil, speed boat, pelampung dan lain sebagainya sudah ready tidak ada kendala dan siap tempur.
“Untuk mengantisipasi banjir ini, kami berharap kepada masyarakat Sampang untuk terus waspada dan selalu memantau perkembangan cuaca terutama peringatan dini dari BMKG, dan yang paling penting adalah warga Sampang selalu sadar yakni jangan sampai membuang sampah sembarangan seperti dibantaran maupun dialiran sungai.
Di musim penghujan serta cuaca buruk ini, kami menghimbau kepada masyarakat Sampang untuk mengurangi aktivitas di luar agar tidak terjadi korban jiwa lagi akibat tersambar petir beberapa waktu yang lalu”, pungkasnya.
#(is-one)#

