Bantuan Hibah Dari BPBN , H. Slamet Junaidi Resmikan 6 Jembatan Dan 1 Embung Desa Serta Memuji Kinerja BPBD Kab. Sampang
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi meresmikan sekaligus menandatangani prasasti di sejumlah infrastruktur strategis berupa jembatan dan satu Embung yang pembangunannya dilakukan oleh pihak BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) melalui program dana hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana 2024.
Bertempat di Desa Deleman Kecamatan Kedungdung, Bupati Sampang meresmikan secara secay simbolis, dan acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Sampang, Alan Kaisan, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sampang Fajar Arip, Forkompimcam Kedungdung, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat serta tamu undangan lainnya. Rabu)03/12/2025).
Dalam kesempatannya, Kepala BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arip menjelaskan bahwa besaran anggaran bantuan hibah yang diberikan oleh pemerintah pusat dalam hal ini BNPB senilai Rp10,29 Miliar, dan langsung dialokasikan untuk enam proyek rehabilitasi, diantaranya Jembatan Mangar, Jembatan Somber, Jembatan Gantung Desa Rahayu, Jembatan Daleman, Jembatan Bapelle, dan pembangunan satu Embung di Desa Palenggiyan Kecamatan Kedungdung.
Sedangkan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan rehabilitasi kembang itu merupakan bagian dari percepatan pemulihan wilayah dampak pascabencana yang sebelumnya menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah infrastruktur vital.
“Beberapa waktu lalu daerah kita mengalami bencana alam banjir, sehingga dampaknya menyebabkan kerusakan cukup parah.
Jika dibiarkan, tentunya akan menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Sampang bergerak cepat untuk mengusulkan penanganan melalui skema hibah pusat”, ujarnya.
“Dalam segi pekerjaannya, kami pastikan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan secara transparan serta akuntabel dan dilaksanakan melalui mekanisme tender terbuka sesuai ketentuan.
Kami juga memastikan kalau dana hibah dari pemerintah pusat ini kedepannya memang benar-benar bermanfaat serta berdaya guna bagi masyarakat”, lanjutnya.
Bupati Sampang atau yang lebih akrab disapa Aba Idi itu menegaskan tentang keberadaan jembatan dan embung tersebut memiliki peran penting dalam memperlancar mobilitas warga serta penghubung antar desa untuk distribusi hasil pertanian, hingga penguatan ketahanan air dan pengendalian banjir.
“Infrastruktur berupa jembatan ini bukan hanya sekadar bangunan fisik semata, tapi yang terpenting adalah sebagai urat nadi perekonomian masyarakat desa.
Sebab, fungsi serta kegunaan dari jembatan itu cukup penting, seperti halnya sebagai akses perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan banyak hal vital lainnya, sementara untuk pembangunan Embung di Desa Plenggiyen itu bisa berperan penting dalam penyediaan air baku, baik irigasi maupun pengendalian banjir”, ungkapnya.
Pihaknya turut menyampaikan apresiasi kepada BNPB, BPBD Sampang, jajaran pelaksana, Forkopimcam, dan seluruh masyarakat yang mendukung kelancaran selama proses rekonstruksi pembangunan tersebut.
Di akhir sambutannya, Bupati Sampang meminta masyarakat turut menjaga keberlanjutan manfaat serta kegunaan infrastruktur yang baru di bangun itu.
“Pemerintah membangun sarana serta prasarananya saja, tetapi keberlanjutan manfaatnya ada di tangan kita bersama, dan yang terpenting mari kita rawat dan jaga bersama-sama, kemudian manfaatkan dengan sebaik-baiknya”, tutupnya dengan bersemangat.
Setelah memberikan sambutan, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara simbolis meresmikan salah satu jembatan, yakni Jembatan Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, sebagai tanda dibukanya pemanfaatan seluruh proyek hibah tersebut untuk warga khususnya masyarakat desa disekitarnya.
#(is-one)#

