Jembatan Poros Di Desa Tanggumong Rawan Ambruk, Warga Khawatir Jika Melintas, Begini Kondisi…!

Sampang (zonainvestigasi.com) – Jembatan Tanggumong merupakan salah satu dari beberapa jembatan dari jalur hulu aliran sungai Kali Kamoning yang letaknya berada di Dusun Naro’an, Desa Tanggumong Kec/Kab Sampang.

Keberadaan jembatan Tanggumong adalah sarana vital bagi masyarakat dan jalan di jembatan tersebut merupakan jalan poros yang menghubungkan 3 desa yaitu Desa Tanggumong, Paseyan dan Desa Pekalongan Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Dari pantauan jurnalis Zona Investigasi.com biro Sampang saat melintasi jembatan itu, kondisinya sangat memprihatinkan, karena di bagian tengah sudah melengkung ke bawah sehingga seakan-akan mau ambles.

H. Moh. Hasan (58) salah seorang tokoh masyarakat Desa Tanggumong mengatakan bahwa keadaan melengkungnya jembatan Tanggumong itu sudah lebih dari satu tahun yang silam. Kamis (06/04/2023).

“Pembangunan jembatan Tanggumong yang di Dusun Naro’an ini dimulai sekitar tahun 2015 silam dan sejak itu tidak pernah di perhatikan lagi oleh pemerintah daerah ataupun instansi terkait, baik dalam segi rehab maupun perawatannya sehingga terjadi pengeroposan pada besi penyangga karena di sebabkan oleh tergerus aliran sungai kali Kamoning apabila sedang meluap”, ujarnya.

“Selain itu diperparah lagi dengan lalu lalangnya kendaraan roda empat, sejenis Pickup bahkan Dum Truck yang mengangkut bahan bangunan material seperti kayu, batu, pasir, semen dan lain sebagainya, sehingga jembatan itu sendiri tidak kuat menahan beban kendaraan berat yang melintas”, ungkapnya.

“Akibatnya, akhir-akhir tahun ini kondisinya semakin mengkhawatirkan, karena di tengah-tengah jembatan tersebut melengkung ke bawah, seakan-akan mau ambruk.
Agar tidak menimbulkan kejadian hal-hal yang tidak diinginkan, maka beberapa hari yang lalu, kami bersama warga sepakat untuk melarang atau menutup bagi kendaraan roda empat yang hendak melintasi jembatan Tanggumong tersebut”, ungkap H. Hasan kepada jurnalis Zona Investigasi.com.

Oleh sebab itu dirinya bersama masyarakat berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Sampang, khususnya instansi terkait agar segera menangani serta menindaklanjutinya.

“Mengingat kondisi jembatan Tanggumong ini sudah cukup parah dan rawan ambruk, maka kami berharap agar pemerintah segera memperbaikinya misalkan, yakni dengan cara merehab ulang atau melakukan program pembangunan jembatan baru yang lebih lebar dan kokoh lagi”, tuturnya.

“Apabila jembatan tersebut tidak diperlebar serta kokoh dan kuat, apalagi dilakukan rehab ulang, kami khawatir akan ambruk.
Dan jika sudah terjadi seperti itu maka selain perekonomian terputus, jugq dapat menimbulkan korban jiwa.
Kenapa kami sarankan agar supaya diperlebar, karena masyarakat sekarang ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empa untuk melewati jembatan itu”, pungkasnya.

 #(M/is-one)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *