Pelantikan Ketua PC GP Ansor Bangkalan Masa Khidmat 2023-2027 di pendopo Agung Bangkalan
Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bangkalan Jawa Timur (Jatim) Madura, masa khidmat 2023-2027 Jatuh kepada H. Zainal Arifin Zubair.

Pelantikan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, Kapolres Bangkalan, Dandim 0829/Bangkalan, Tokoh Ulama dan seluruh Pimpinan Cabang serta Anggota se-kabupaten Bangkalan. Bertempat di Pendopo Agung Bupati Bangkalan, Minggu (15/10/2023).

Usai dilantik menjadi Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bangkalan, H. Zainal Arifin Zubair, menyampaikan, jika dirinya saat ini akan fokus pada pengkaderan.
“Untuk visi-misi ke depan saya beserta pengurus akan memfokuskan di dalam pengkaderan, jadi Insyaallah untuk semua PAC akan saya instruksikan wajib untuk melakukan pengkaderan,” ucap H Zainal, dalam sambutannya.
Dia menjelaskan, bahwa kaderisasi merupakan proses pembentukan kader yang dilakukan secara terarah, terencana, sistemik, terukur, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan, yang dilakukan dengan tahapan dan metode tertentu, dalam rangka menciptakan kader yang sesuai dengan nilai, prinsip dan cita-cita organisasi.
“Kepada semua pihak ataupun semua lapisan baik dari alim ulama semuanya saya ucapkan ribuan terima kasih, dengan segala hormat saya sangat membutuhkan dukungan semua pihak, baik dukungan moral atau apapun saran, karena tanpa dukungan saran dan kritik dari panjenengan (anda semua red.) semua GP Ansor di Bangkalan tidak akan maju secara maksimal seperti ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, pengurus pimpinan cabang GP Ansor Bangkalan satu tujuan untuk menjaga ahli sunnah wal jamaah dan akan selalu menjaga NKRI harga mati.
“Mari kobarkan semangat kader-kader terbaik GP Ansor untuk memajukan organisasi kita tercinta,” tutupnya.
Sementara Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi atas perkembangan GP Ansor yang luar biasa di bumi zikir dan sholawat.
“Saya kira GP Ansor di Bangkalan tidak mungkin berkembang seluar biasa ini tanpa campur tangan beliau, mengkoordinir jawa timur ini tidak mudah, karena provinsi Jatim ini sangat besar dengan 40 Cabang Bangkalan ini istimewa. KH Hasyim As,Ari mendirikan Nahdatul ulama’ itu karema perintah Syaikhona Kholil Bangkalan,” Terangnya.
Oleh sebab itu, menurutnya derajat nya sangat tinggi sekali, dan jangan sampai GP Ansor melanggar sumpah yang telah diikrarkan. Karena
lebih berat dari baiat baiat yang di ucapkan di tempat tempat lain (Sumpah diluar Bangkalan red.).
“Jadi jangan macam-macam sahabat-sahabat sekalian, jangan melanggar, sekali melanggar takut bukan hanya beresiko dengan oraganisasi saja, tapi juga takut kualat dengan Syaikhona Kholil Bangkalan. Sahabat-sahabat sekalian, setiap kali ketemu dengan kader kader saya selalu menyampaikan bahwa GP Ansor itu masa depan sekaligus masa depan Nahdlatul Ulama (NU) ,” Ujarnya.
Dia menambahkan, bahwa NU yang akan datang ini tergantung pada sahabat dan kader-kader dan pengurus PC GP Ansor dalam mengelola organisasinya, karena menurut ia masih banyak kader-kader NU dan warga NU yang hidup nya susah.
“Program yang dulu oleh pimpinan pusat di luncurkan untuk kemandirian tidak akan kita hapuskan, sebab akan menjadi benih benih dalam pertumbuhan ekonomi kemandirian, agar supaya secara ekonomi kader ini membaik masyarakat NU juga membaik,” Pungkasnya. (M/ Syafi’i).

