Jadikan Inkubator Bisnis UMKM Di Kota Malang Mandiri, Diskopindag Gelar Workshop Pendampingan UMKM

Malang, Zonainvestigasi.com-Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (diskopindag) Pemerintah Kota Malang, menggelar Workshop pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 2024 untuk menjadikan inkubator bisnis di Kota Malang mandiri. Bertempat di Creative Center LT.II (MCC), Jalan Raya Blimbing Kota Malang. Pada Kamis (15/2/2024).

Acara dibuka pukul 09.00 wib, oleh Kepala Diskopindag Dr.Eko Sri Yuliadi, melalui Kepala Bidang (Kabid) UMKM Faried Su’aidi, S.T.M.M. serta dilakukan penandatanganan kesanggupan anggota UMKM Kota Malang dalam mengikuti kegiatan, dibawah tugas, pokok dan fungsi, Diskopindag pemerintah Kota Malang.

Disela-sela acara workshop, Kabid UMKM Faried Su’aidi ST.MM, menyatakan, “bahwa hari ini kami mewakili diskopindag pemerintah kota Malang, melalui kegiatan UMKM dan penandatanganan pernyataan kesanggupan anggota UMKM dalam mengikuti program workshop diskopindag dengan dibantu oleh 18 pihak konsultan pendamping UMKM dan 108 peserta pelaku usaha UMKM,” Ucapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika setiap konsultan pendamping akan membawahi dan membimbing 7 peserta UMKM, dan para konsultan pendamping bermacam-macam keahlian, ada bidang marketing, bisnis online dan offline.

Konsultan pendampingan UMKM akan dilakukan selama satu tahun dengan tujuan konsultan pendamping untuk mengarahkan peserta UMKM, dimana setiap peserta UMKM mempunyai minat bidang yang berbeda-beda.

Untuk itu tugas konsultan pendamping memberi dorongan sebagai mentor untuk kemajuan dan peningkatan usaha anggota UMKM yang sudah ikut workshop.

“Penandatanganan pernyataan kesanggupan dalam mengikuti workshop UMKM 2024 dan mau mengikuti arahan konsultan pendamping untuk memajukan usahanya,” Jelasnya.

Menurutnya, Tujuan utama dari workshop ini adalah Inkubasi Bisnis, dimana setiap pelaku usaha dapat berdaya guna dan  mandiri.

“Sehingga gabungan para pelaku bisnis ini nanti akan menjadi inkubator bisnis yang dapat menjadi pelaku usaha yang mandiri,” pintanya.

Diwaktu yang sama, salah satu konsultan pendamping, dari Komunitas UMKM Indonesia Unggul, Mohammad Nur Abdullah, mengaku mengetahui informasi konsultan pendampingan UMKM berasal dari Info di instagram.

Namun pihaknya akan membimbing sebagai mentor pada minat pelaku usaha UMKM dimana setiap pelaku usaha akan kita dampingi dalam setiap bagian (sesion), workshopnya.

“Kita langsung beri arahan dan bimbingan sebagai teman konsultasi seputar peningkatan pendapatan usaha, produksi yang  dapat membuat pelaku usaha itu menjadi mandiri,” Ujar A’an Sapaan akrabnya.

Sementara peserta UMKM yang berada di jalan Sebuku Kota Malang, Yuvita Musdiawati, berharap dengan adanya konsultan pendamping UMKM yang diselenggarakan oleh diskopindag pemerintah Kota Malang dapat terbantu.

“Semoga dengan keikutsertaannya di workshop ini, kami dapat terbantu meningkatkan penjualan usaha kami di bidang batik tulis,” Harapnya.

Bu yussi dari UMKM Sawojajar Kota Malang, menyatakan senada dengan yang lain.

“Usaha Catering kami dapat meningkat permintaannya dan yang lebih utama dapat ilmunya sehingga bisa mengelola usaha dengan lebih baik,” ungkapnya. (M/zhr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *