Rapat Paripurna DPRD Kab Sampang, Agenda Tahunan Pidato Kenegaraan Presiden RI
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya setiap tanggal 16 Agustus DPRD Kabupaten Sampang menggelar sidang Paripurna dengan agenda mendengarkan pidato Kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo secara online.
Acara yang digelar di gedung graha paripurna DPRD tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sampang, Kapolres Sampang, Dandim 0828 Sampang, Ketua Pengadilan negeri, Kepala Kejaksaan, Sekda, sejumlah anggota DPRD Sampang, Camat, OPD dan tamu undangan.
Ada yang menarik dari pidato kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden, saat Jokowi menyinggung tentang ungkapan beberapa Partai Politik saat ditanya siapa calon Presiden dan Wakil Presiden yang bakal didukung, jawabnya masih nunggu arahan Pak Lurah.
Presiden Joko Widodo telah menyampaikan pidato kenegaraannya dalam Sidang Tahunan MPR 2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023). Terdapat sejumlah topik yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya. Di antaranya, Jokowi menyinggung foto dirinya yang dipasangkan dengan calon presiden (capres) di baliho. Selain itu, Jokowi juga menyinggung dirinya yang acap kali diejek sebagai seorang yang bodoh.
Jokowi menyadari dirinya kerap disebut dengan kata-kata yang tidak pantas.
Awalnya, Jokowi menyinggung efek media sosial membuat apa pun bisa disampaikan kepada Presiden. “Mulai dari masalah rakyat di pinggiran sampai kemarahan sampai ejekan, bahkan makian dan fitnah bisa disampaikan dengan mudah dengan medsos,” ujar Jokowi.
Jokowi menyinggung bahwa dirinya kerap diejek. Namun, Jokowi mengaku tidak masalah diejek seperti itu.
“Saya tahu ada yang mengatakan saya ini bodoh, planga-plongo, tidak tahu apa-apa, Firaun, tolol, ya ndak apa-apa. Sebagai pribadi, saya menerima saja,” katanya disambut tepuk tangan.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi menegaskan bahwa dirinya merupakan seorang presiden, bukan ‘Pak Lurah’ sebagaimana sindiran yang mengarah dirinya.
“Belakangan saya tahu yang dimaksud Pak Lurah ternyata saya. Iya, saya jawab saja, saya bukan lurah, saya adalah presiden Republik Indonesia,” kata Jokowi.
Awalnya, Jokowi mengungkapkan keheranannya mengenai pernyataan sejumlah partai politik yang mengaku menunggu arahan ‘Pak Lurah’ soal calon presiden dan wakil presiden yang hendak diusung.
“Sedang trend ini di kalangan politisi dan parpol, setiap ditanya capres dan cawapresnya, jawabannya belum ada arahan Pak Lurah. Saya sempat mikir, siapa ini Pak Lurah? Sedikit-sedikit kok Pak Lurah,” kata Jokowi.
Pada akhirnya, Jokowi pun menyadari bahwa ia dijuluki ‘Pak Lurah’. Namun demikian, ia menegaskan bahwa sebagai ‘Pak Lurah’ maupun presiden Republik Indonesia, ia tidak ikut campur dalam menetapkan calon presiden dan wakil presiden. Sebab, ia bukanlah seorang ketua umum partai politik maupun ketua koalisi partai politik.
“Sesuai ketentuan undang-undang, yang menentukan capres dan cawapres itu adalah partai politik dan koalisi partai politik. Jadi saya ingin mengatakan, itu bukan wewenang saya, bukan wewenang Pak Lurah,” kata Jokowi.
Dirinya juga menyampaikan mengenai tanggung jawab menjadi seorang Presiden. Menurutnya, menjadi seorang Presiden tidak mudah seperti yang dibayangkan.
“Posisi Presiden itu tidak senyaman yang dipersepsikan. Ada tanggung jawab besar yang harus diemban, banyak permasalahan rakyat yang harus diselesaikan,” kata Jokowi.
Disinggung fotonya dipasangkan dengan capres Jokowi juga menyampaikan mengenai posisinya yang kerap dimanfaatkan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia mengatakan, fotonya banyak dipakai di baliho-baliho dan dipasangkan dengan bakal capres tertentu.
“Walaupun saya paham, ini sudah jadi nasib seorang presiden untuk dijadikan paten-patenan dalam bahasa Jawa. Dijadikan alibi, dijadikan tameng, bahkan walau kampanye belum mulai, foto saya banyak dipasang di mana-mana,” katanya.
Ia mengaku banyak melihat baliho itu terpampang ketika berkunjung ke berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan, di tingkat desa pun, Jokowi menemukan fotonya dipakai untuk bahan sosialisasi bacapres tertentu. “
Saya harus ngomong apa adanya, saya ke provinsi A eh ada, ke kota B, ke kabupaten C ada juga, sampai ke tikungan-tikungan desa saya lihat ada juga,” tuturnya dan disambut gelak tawa peserta sidang.
Meskipun begitu pihaknya mengaku tak keberatan. Ia malah mempersilahkan fotonya untuk dipakai.
“Tapi bukan foto saya sendirian, ada di sebelahnya bareng capres. Ya saya kira, menurut saya juga enggak apa-apa, boleh-boleh saja,” ucap dia.
Selanjutnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan mengenai hilirisasi komoditas nikel yang kini berkembang pesat.
Menurutnya, perkembangan ini terjadi setelah pemerintah menyetop ekspor nikel ore sejak 2020.
Penyetopan ekspor ini disebut berdampak terhadap penumbuhan investasi hilirisasi dengan adanya 43 pabrik pengolahan nikel. Jokowi menyebut kehadiran 43 pabrik pengolahan nikel ini akan membuka peluang lapangan kerja sangat besar.
“Ini baru satu komoditas,” kata Jokowi.
Jokowi juga mengingatkan dampak positif apabila Indonesia secara konsisten melakukan hilirisasi komoditas lainnya seperti tembaga, bauksit, crude palm oil (CPO), hingga rumput laut. Jika hilirisasi terhadap komiditas tersebut dijalankan secara konsisten, kata Jokowi, dalam 10 tahun mendatang diperkirakan pendapatan per kapita masyarakat Indonesia bisa mencapai Rp 153 juta atau 10.900 dollar Amerika Serikat. Selain itu, dalam 15 tahun ke depan, pendapatan per kapita penduduk Indonesia dapat menembus Rp 217 juta atau 15.800 dollar Amerika Serikat. Sedangkan dalam 22 tahun ke depan, pendapatan per kapita penduduk Indonesia ditargetkan akan mencapai Rp 331 juta atau 25.000 dollar Amerika Serikat.
“Sebagai perbandingan, tahun 2022 kemarin, kita berada di angka Rp 71 juta. Artinya dalam 10 tahun lompatannya bisa dua kali lipat lebih,” ujar Jokowi.
Presiden RI itu menambahkan, pemerintah telah merancang fondasi untuk menggapai target tersebut. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga konektivitas yang diklaim akan menaikkan daya saing masyarakat.
“Berdasar International Institute for Management Development (IMD), daya saing kita di 2022 naik dari rangking 44 menjadi 34. Kenaikan ini merupakan kenaikan tertinggi di dunia,” imbuh dia.
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi saat diwawancarai sesuai acara rapat paripurna mengatakan, jika kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang menjadi agenda tahunan
“Termasuk juga bagaimana nantinya kita akan menghadapi masa depan, selain pidato kenegaraan, nanti siang akan ada lanjutan sidang terkait penganggaran RAPBN-P,” katanya.
Disinggung mengenai kondisi politik di Sampang, dirinya menjawab dengan tegas jika di Sampang hingga saat ini masih dalam kondisi aman.
“Kalau Sampang aman,” pungkasnya.
#(M/is-one)#

