Lapas Kelas IIA Pamekasan Ikuti Pelaksanaan CACT di Lapas I Surabaya

Pamekasan,Zonainvestigasi.com – Lapas Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim ikuti pelaksanaan Ujian Kompetensi dan Potensi Pegawai dengan metode Computer Assisted Competency Test(CACT).

Kegiatan CACT di selenggarakan oleh
Badan Kepegawaian Negara bekerja sama dengan Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM serta Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM wilayah Jawa Timur, yang dilaksanakan selama 12 hari ke depan mulai dari tanggal 16-27 Oktober 2023, bertempat di Lapas Kelas I Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Pada kesempatan itu, dihadiri oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jatim. Lapas Pamekasan sendiri sebanyak 112 yang mengikuti Ujian Kompetensi yang terbagi beberapa jadwal dan sesi. Adapun yang mengikuti kegiatan Ujian Kompetensi sebanyak 24 Pegawai pada hari ini, Rabu (18/10)

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Heni Yuwono menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi SDM pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jatim, sekaligus untuk pemetaan jabatan di lingkungan Kemenkumham sendiri.

“Kompetensi merupakan salah satu pilar dalam sistem merit yang menjadi dasar penyelenggaraan aparatur sipil negara (ASN) selain kualifikasi dan kinerja,”ujarnya Heni Yuwono, ditengah-tengah sambutannya.

Kepada seluruh jajaran, Kakanwil Jatim berpesan bahwa ujian kompetensi ini bukan semata–mata untuk penempatan jabatan tetapi juga untuk melihat potensi yang dimiliki oleh individu ASN.

Ditempat yang sama, Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Seno Utomo, saat mengikuti Ujian Kompetensi hari pertama, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk pengembangan kompetensi pegawai Lapas Pamekasan yang dimana merupakan salah satu faktor penting terwujudnya reformasi birokrasi yang Bersih dari Korupsi dan bersih melayani (WBK/WBBM) di Lapas Pamekasan.

Dia juga mengharapkan, dari kegiatan ini,”SDM Lapas Kelas IIA Pamekasan semakin berkualitas sebagai aktor penggerak birokrasi untuk mendukung upaya pembangunan sebagaimana yang telah direncanakan oleh pemerintah,” imbuhnya Seno Utomo. (M/HN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *