KPU Kab Sampang Bersama Wartawan Rapat Koordinasi Dan Sosialisasi Pengelolaan Logistik Pemilu 2024

Sampang.(zonainvestigasi.com)  – Pemilu akan digelar tahun 2024 dan sebelum pesta rakyat itu dilaksanakan maka KPU dan Bawaslu selaku pihak penyelenggara melaksanakan beberapa tahapan-tahapan, salah satunya adalah tahapan pengelolaan logistik.

Oleh sebab itu, untuk menginformasikan tahapan demi tahapan tersebut, maka pada hari ini KPU Sampang mengadakan rapat koordinasi dan sosialisasi pengelolaan logistik pemilu tahun 2024 dengan para awak media di Cafe Hawaii Jalan Wijaya Kusuma Sampang. Selasa malam (28/11/2023).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Ketua KPU Sampang, Adi Fimansyah beserta komisioner dan anggota, Kepala Bakesbangpol Kab Sampang, Anang Junaidi, Kabag Ops Polres Sampang, Pasi Intel Kodim 0828, Komisioner Bawaslu Sampang, Perwakilan DPRD Kab Sampang, Awak Media dan tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Sampang, Addi Fimansyah dalam sambutannya menyampaikan tentang ttujuan rapat koordinasi dan sosialisasi pengelolaan logistik tersebut merupakan informasi awal bahwa KPU Sampang telah menerima berbagai logistik tahap pertama, diantaranya kotak suara, bilik, segel dan lain sebagainya.

“Saat ini kami masih menunggu barang logistik lainnya, seperti kertas suara yang kemungkinan akan kami awal bulan Januari 2024.
Barang logistik ini merupakan korbisnisnya KPU, dan itu memang menyangkut fasilitasi pemilih yang penentukan pilihannya di tanggal 14 Februari 2024″, ujarnya.

“Adapun tujuan kami yang kedua yaitu ingin membangun sinergitas dengan rekan-rekan media, karena kita ketahui bersama bahwa media adalah komponen penting dalam berdemokrasi, sehingga kami berharap melalui kegiatan ini ada persamaan persepsi baik dari segi visi maupun misi secara profesional untuk mendukung di pemilu 2024”, ucapnya.

Sedangkan Kabag Ops Polres Sampang dalam pemaparannya di depan para awak media hampir mempunyai kesamaan dengan Pasi Intel Dandim 0828/Sampang, pihak dari APH (Aparatur Penegak Hukum) itu membahas tentang pengawalan keamanan logistik mulai dari tahap awal pendistribusiannya ke pemilih sampai ke tahap akhir.

Selanjutnya Kepala Bakesbangpol Kab Sampang, Anang Junaidi sendiri mengatakan bahwa terkait dengan tahapan-tahapan pemilu tahun 2024 seperti pengelolaan logistik, KPU Sampang dalam mensosialisasikan harus menggandeng wartawan atau awak media yang notabene sebagai corong informasi bagi masyarakat.

“Salah satu yang bisa mensosialisasikan tahapan pemilu ini, pihak KPU seharusnya menggandeng wartawan, karena media massa itu merupakan tempat informasi dan langsung dibaca oleh masyarakat sebagai bahan publikasi”, katanya.

Berbicara mengenai peran dari pemerintah daerah terhadap KPU sendiri, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sampang itu menjelaskan tentang dua hal yang perlu diketahui masyarakat yakni dukungan dan fasilitasi kepada pihak penyelenggara.

“Bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pihak penyelenggara adalah berupa dana hibah, tetapi hanya khusus Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) saja, bukan untuk Pilpres, Pilgub, Pileg dan DPD.
Untuk fasilitasi sendiri ada dua, diantaranya fasilitasi koordinasi dan fasilitasi proses dalam rangka KPU ataupun Bawaslu untuk menyelenggarakan pemilu.
Ada beberapa tahapan awal yang sudah kita lakukan bersama KPU dan Bawaslu, misalnya mulai pendataan hak pilih maka kami fasilitasi ke Dispendukcapil (Dinas Kependudukan Catatan Sipil) Sampang”, jelasnya.

Anang berharap berharap selama proses tahapan-tahapan pemilu tahun 2024 ini agar aman, sukses dan lancar serta kondusif, maka perlu adanya sinergitas baik itu komunikasi, koordinasi serta rapat antara KPU, Bawaslu maupun pihak-pihak terkait lainnya.

“Sejak hari ini dimulainya pemasangan APK (Alat Peraga Kampanye), dan pemasangannya itu hampir di seluruh pelosok-pelosok daerah, dan jika ada yang tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, kami mohon khususnya kepada rekan-rekan awak media agar berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu selaku pihak penyelenggara, sehingga pelanggaran tersebut tidak dijadikan sebagai bahan polemik, itulah salah satu contoh koordinasi yang baik.
Kita ketahui bersama bahwa selama penyelenggaraan pemilu, Kabupaten Sampang selalu menjadi sorotan dan barometer sukses tidaknya pemilu baik regional, nasional bahkan internasional. Agar pemilu tahun 2024 ini berjalan sesuai dengan harapan, maka kita harus ciptakan sinergitas dan koordinasi bersama dengan baik”, pungkasnya.

Diakhir acara media ghatering, Addi Fimansyah menambahkan terkait tentang logistik yang sesuai ketentuan PKPU No 15 Tahun 2023 bahwa logistik itu harus tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran, dengan DPT berjumlah 761.421 pemilih di Kabupaten Sampang.

“Logistik yang sudah kami terima adalah kotak suara, bilik suara, tinta untuk kotak suara dengan ketentuan 5 kotak per TPS, dan TPS berjumlah 2.726 dengan total kotak suara 13.628, untuk bilik suara yang kita butuhkan 4 bilik per TPS dan total berjumlah 10.906 bilik suara, untuk tinta di TPS sendiri yang kita butuhkan 5.850 buah, segel yang dibutuhkan sebanyak 262.041, sedangkan segel plastik berjumlah 70.876, selanjutnya alat bantu coblos berupa paku dan bantalan berjumlah 10.904, barang-barang tadi itu kami terima 24 Oktober 2023”, jelasnya.

“Sedangkan tanda pengenal petugas jumlah yang dibutuhkan sebanyak 100.862 dan diterima tanggal 8 November 2023 serta menyusul alat-alat lainnya di tanggal 18 November kemarin.
Dan untuk lainnya seperti kertas pencoblosan bagi calon, baik itu calon Pilpres, Pilgub, Pilbup dan Calon Legislatif DPR RI, DPR I serta DPRD masih dalam proses dan dalam waktu dekat ini sudah akan kami terima”, pungkasnya.

     #(M/is-one)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *