Politik Ds. Gunung Rancak Kec Robatal – Sampang Memanas, AMSB Akan Lakukan Aksi Demo Ke Kantor Kejari
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Beredar surat pemberitahuan aksi mengatasnamakan salah satu organisasi masyarakat di Kabupaten Sampang bernama AMSB (Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu), sejak tanggal (02/12/2023)

Belakangan diketahui aksi tersebut merupakan rencana aksi tandingan yang diduga dilakukan oleh pelapor, sebagaimana terlihat dalam surat edaran yang ditandatangani oleh pelapor yang menjadi korlap aksi
Menyikapi hal tersebut koordinator aksi dari Aliansi Masyarakat dan Simpatisan Desa Gunung Rancak yang bernama Agus menanggapi hal tersebut, menurutnya hal itu sudah biasa dan dirinya meyakini hal itu memiliki tujuan tertentu
“Itu hal biasa mas, dan saya menilai ini hanya sebagai bagian dari upaya dan skenario menggagalkan aksi kami yang betul-betul murni dari masyarakat Gunung Rancak”, ujarnya Minggu (03/12/2023).
Agus juga menilai bahwa hal tersebut hanya sebagai langkah yang dilakukan agar pihak kepolisian mengeluarkan larangan aksi dengan alasan keamanan
“Bisa jadi kan, yang jelas bagi kami warga Desa Gunung Rancak tetap solid bergerak, kami masyarakat tanpa bayaran berangkat dari nurani karena kebenaran”, imbuhnya
Oleh sebab itu menurutnya jika memang selebaran aksi yang beredar dari organisasi itu benar, yang diperlukan adalah bagaimana ketegasan dari pihak kepolisian, dengan melihat beberapa aspek.
“Pertama, kita yang bersurat secara resmi lebih awal, jadi menurut saya yang susulan harusnya bisa dilarang, dengan catatan itupun kalau surat pemberitahuan benar-benar sudah masuk, apalagi kegiatan lusa”, tuturnya
Agus juga menambahkan, bahwa nantinya masyarakat bisa menilai yang mana yang aksi bayaran dan yang mana aksi yang betul-betul dari masyarakat Desa Gunung Rancak yang notabene lebih memahami situasi di desa.
“Nanti juga bisa kita lihat yang mana aksi yang dilakukan karena nurani, dan mana aksi yang dilakukan karena ambisi, apalagi umpama nantinya memakai massa bayaran dari luar”, paparnya.
Namun kendati demikian menurut Agus tidak ada yang perlu dikhawatirkan, apalagi menurutnya surat susulan itu tujuan aksi didalam surat tersebut adalah ke Polrestabes Surabaya
“Tapi lokasi aksi mereka sesuai surat yang beredar, yakni di Polrestabes Surabaya, jadi beda tempat”, ucapnya.
Sementara menanggapi hal tersebut ditempat terpisah Bahri Penasehat Hukum terlapor mengatakan jika aksi tandingan tersebut diterima oleh aparat penegak hukum, maka jelas tendensi politiknya.
“Untuk itu dalam hal ini dirinya menyarankan aparat harus bersikap netral dan profesional”, ujarnya
Yang jelas menurut Bahri masyarakat sampai bergerak merupakan bentuk ketidakpuasan terutama terhadap tanggung jawab dari Bank Penyalur dalam hal itu BRI.
#(M/is-one)#

