Kantor Kecamatan Proppo Diduga Dijadikan Sebagai Tempat Tidur

PAMEKASAN, Zonainvestigasi.com – Suasana bulan ramadhan di kantor Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terlihat nampak miris

Pasalnya, kantor yang seharusnya menjadi tempat pelayanan masyarakat, diduga dijadikan tempat tidur. Karena saat awak media mengunjungi kantor Kecamatan Proppo, nampak terlihat sejumlah staf Pemerintah Kecamatan Proppo sedang tidur.

Bahkan, sudah tersedia tempat tidur berupa kasur, hingga tidak mengetahui apabila ada masyarakat datang, untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.

Hal itu, diungkapkan Ansori, salah satu awak media Pamekasan, saat dirinya hendak menemui Camat Proppo, guna konfirmasi ihwal proposal pondok ramadhan yang diajukannya.

“Saya melihat staf kantor pemerintah kecamatan itu ada yang tidur, yang dilengkapi dengan kasurnya,” ujarnya, Rabu (27/03/2024).

Ansori, juga menceritakan bahwa kejadian yang menimpa dirinya pada saat itu sangat aneh. Sebab camat Proppo yang semula ada diruang kerjanya malah dikatakan tidak ada oleh salah satu staff kantor Kecamatan Proppo.

Awalnya, datang staf perempuan dan menghampiri, dan mempertanyakan Ansori, ingin menemui siapa dan keperluannya.

Kemudian Ansori bertanya balik, apakah pak camat ada ?. Setelah dicek oleh staf itu, katanya ada di ruangannya.

Selanjutnya, datang seorang staf laki-laki yang tadinya terlihat tidur menghampiri dirinya, dengan pertanyaan yang sama.

“Ketika staf itu ngecek ke ruangan camat, lalu menyampaikan camat  tidak ada, dan sudah keluar yang dimana bertolak belakang dengan yg dikatakan staf perempuannya.”ketusnya.

Sebelum berita ini ditayangkan, awak media Zonainvestigasi telah mendatangi kantor Kecamatan Proppo sebanyak 2x, hingga kerumahnya, untuk melakukan konfirmasi terkait Kantor Kecamatan Proppo yang diduga menjadi tempat tidur. Namun hingga berita dipublikasikan awak media zonainvestigasi tidak kunjung bertemu dengan camat Proppo.

Menyikapi hal tersebut, Diyah heny selaku ketua ikatan wartawan online (IWO) Pamekasan, mendengar anggotanya di perlakukan kurang baik langsung merespon dan memberikan komentar akan mengawal permasalahan ini sampai tuntas.

Dia juga menyampaikan, jika keberadaan Pemerintah Kecamatan Proppo perlu dipertanyakan, meski kantornya terlihat seperti bangunan gedung megah.

“Jika camat ada dibilang tidak ada, sama halnya camat tersebut terkesan menghindar dan alergi terhadap awak media, lantaran tidak mau menemui wartawan,” pungkasnya. (M/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *