Ribuan Massa Antar Kepergian Hj Mimin Slamet Junaidi Ke Pemakaman
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Innalilahi Wa Ina Ilaihi Raji’un, telah meninggal dunia Ketua TP PKK dan juga istri eks Bupati Sampang Hj Mimin Slamet Junaidi pada hari Selasa 28 Mei 2024 sekitar jam 17.00 Wib telah tutup usia di 51 Th di RSUD dr Soetomo Graha Amerta Surabaya.
Dengan diantar ribuan massa yang melayat, prosesi pemakaman almarhumah Hj Mimin Slamet Junaidi dilaksanakan hari ini sekitar jam 09.00 wib di lokasi kediamannya yang beralamat di Jalan Karamat Kelurahan Karang Dalam Sampang. Rabu (29)05/2024).
Hj Mimin sapaan akrabnya meninggal akibat penyakit yang diderita selama ini, yakni kanker yang menyebar ke kelenjar getah bening.
Selama menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Sampang periode 2019-2024, perempuan kelahiran Bogor, 10 Oktober 1973 itu memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi, sangat prihatin terhadap kaum duafa begitupun anak yatim.
Salah seorang warga Sampang yang kebetulan melayat bernama Azizah menuturkan bahwa beliau di masa hidupnya memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi, sangat prihatin terhadap kaum duafa begitupun anak yatim.
“Memang kita akui bersama kalau almarhumah itu mempunyai rasa sosial yang tinggi masyarakat, karena setiap kali mendengar nasib warganya yang perlu perhatian selalu bergegas hadir menemuinya untuk memberikan santunan, meskipun lokasi kediaman warga tersebut berada di pelosok desa”, tuturnya.
“Begitupun Alm Hj Mimin rutin melaksanakan santunan anak yatim setiap bulan tepatnya, pada jumat manis”, ujar Ketua Icha Lovers itu.
Sedangkan Ketua PWI Sampang, Fathor Rahman, S.Sos mengatakan saking rajinnya blusukan kepada masyarakat kecil, Almarhumah Hj Mimin banyak memperoleh penghargaan, salah satunya sebagai perempuan motivator oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sampang pada 2023 lalu.
Penghargaan itu diberikan karena Almarhumah Hj Mimin dinilai peduli terhadap sesama yang telah dituangkan dalam aksi Jelita atau Jelajah Wanita untuk Dhuafa.
“Alm Hj Mimin merupakan perempuan inspiratif. Meninggalnya beliau, kami masyarakat Sampang kehilangan satu sosok penting di Kabupaten Sampang,” pungkas Ketua PWI Sampang atau yang lebih akrab dipanggil Mamang itu.
#(M/is-one)#

