Korban Pembunuhan Sadis Di Kec. Ketapang Adalah Saksi Paslon 02, H. Idi Minta Polres Sampang Usut Tuntas

Sampang.(zonainvestigasi.com) – Kejadian pengeroyokan di Desa Ketapang Laok Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap salah seorang korban hingga tewas saat dilarikan ke Rumah Sakit Ketapang Kabupaten Sampang.
Adapun korban tewas tersebut merupakan warga setempat bernama Jimmy Syahputra  dan juga adalah saksi dari Paslon (Pasangan Calon) Bupati H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ nomer urut 02 di Pilkada Serentak padal 27 November 2024 nanti.

Paslon Bupati H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang KH. Achmad Mahfudz AQ bersama tim pendukungnya menyambut kedatangan jenazah Jimmy Syahputra saat dibawa RSUD dr Mohammad Zyn Sampang dalam hal autopsi terhadap koban pengeroyokan tersebut. Minggu Malam (17/11/2024).

Sambil menunggu hasil autopsi terhadap jenasah, kepada awak media H. Slamet Junaidi menyatakan bela sungkawa dan duka yang mendalam atas meninggalnya seorang Saksi 02 di perhelatan Pilkada serentak terutama terhadap pihak keluarga yang ditinggalkannya.

“Kebetulan saya ada di lokasi saat tragedi kejadian itu, selaku timnya Jimad Sakteh kami bertanggung jawab secara pribadi pihak keluarga korban terutama kedua anaknya yang berusia 5 dan 9 tahun, baik itu biaya hidup juga pendidikannya sampai si yatim ini sukses, karena itu semua tanggung jawab kita bersama”, ujarnya sambil menitikkan air mata.

“Semoga almarhum ditempatkan di sisiNYA, sebab saya kenal kalau almarhum orang baik.
Kepada aparat kepolisian, saya berharap agar pihak Polres Sampang dapat berani mengungkap sampai ke akar-akarnya.
Saya pribadi tidak menginginkan di Pilkada nantinya masyarakat tidak merasa ketakutan dan antisipasi dalam proses di pelaksanaan Pilkada 2024 yang akan digelar dalam beberapa hari ini”, tuturnya.

Mantan Bupati Sampang periode 2019 – 2024 yang akrab disapa H. Idi memohon dari awal kepada pihak penegak hukum khususnya polres Sampang agar netral dan adil, termasuk panitia maupun pelaksana.
“Mari kita sama-sama memberikan pemahaman yang baik dan cerdas kepada masyarakat Sampang agar supaya kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali”, ucapnya.

Selanjutnya paman korban yang juga Kepala Desa Pademawu Barat Kabupaten Pamekasan, Abu Sidik mengatakan kalau korban itu orang baik dan juga bersosialisasi dengan tetangga maupun orang-orang di sekitarnya.

“Saya mewakili keluarga berharap kepada pihak kepolisian khususnya Polres Sampang untuk segera ditangkap dan para pelaku tersebut agar ditindak dan di hukum seadil-adilnya.
Insya Alloh dari pihak keluarga tidak akan melakukan balas dendam.
Oleh sebab itu, saya memohon kepada penegak hukum supaya menangkap para tersangka yang betul-betul pelaku pengeroyokan sampai ke akar-akarnya yang menyebabkan ponakan saya ini terbunuh dengan cara sadis tanpa peri kemanusiaan karena semata-mata hanya demi politik”, pungkasnya kepada awak media.

Menurut informasi yang dihimpun oleh jurnalis Zona investigasi.com biro Sampang, korban Jimmy Syahputra berasal dari Kabupaten Pamekasan dan nikah dengan Siti Maimunah asal Desa Ketapang Daya Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.
Almarhum sendiri meninggalkan dua orang anak bernama Abbas (9) dan Alvin (5).

   #(is-one)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *