Relawan Jimad Sakteh Dan MCS Takziyah Ke Rumah Korban Pembunuhan Di Desa Ketapang Laok – Sampang
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Kasus pengeroyokan yang terjadi pada hari Minggu (17 November 2024) di Desa Ketapang Laok Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang yang dilakukan oleh beberapa orang hingga mengakibatkan satu korban terbunuh bernama Jimmy Sugito Putra menyisakan rasa duka yang mendalam terhadap keluarga korban maupun masyarakat Kabupaten Sampang menjelang Pilkada 2024.
Dengan adanya tragedi sadis yang menimpa Jimmy Sugito Putra tersebut maka pada hari ini Relawan Jimad Sakteh bersama MCS (Media Center Sakteh) mengunjungi keluarga korban sekaligus memberikan sumbangan atau santunan ke istri almarhum di rumah duka beralamat di Desa Ketapang Laok Kecamatan Ketapang. Jum’at (22/11/2024).
Perwakilan Relawan Jimad Sakteh, Nyai Hj. Wayes mengatakan bahwa maksud kedatangannya hanya sebagai rasa prihatin serta kepedulian sesama manusia atas pengeroyokan hingga pembunuhan sadis oleh sekelompok orang yang menimpa almarhum Jimmy.
“Maksud kedatangan kami bersama relawan Jimad Sakteh dan MCS ke rumah duka hanya semata-mata takziyah sekaligus menyampaikan beberapa bingkisan sembako dan uang dari para donatur.
Pemberian ini karena merupakan suatu wujud rasa peri kemanusiaan dan peduli terhadap almarhum Jimmy serta istri maupun juga dua anak yatim yang ditinggalkannya”, ujarnya.
“Sebelum menuju ke rumah duka, kami sempat dilarang oleh sat Intel Polres Sampang dan ditengah perjalanan sempat ganti ban akibat kempes, akan tetapi karena niat tulus serta ikhlas, tapi akhirnya perjalanan kami sampai juga ke tujuan.
Sesampainya di rumah duka, kami bersama rombongan langsung diterima dengan baik oleh istri maupun keluarga korban”, jelasnya.
Atas kejadian tersebut pihaknya berharap agar almarhum Jimmy Sugito Putra diterima amal baiknya, dilapangkan kuburannya dan masuk ke surga Allah SWT.
Sedangkan bagi keluarga yang ditinggalkannya semoga diberikan ketabahan atas tragedi sadis yang sangat mengenaskan sampai meninggalkan bekas luka mendalam.
“Atas nama relawan Jimad Sakteh dan MCS, harapan kami mudah-mudahan kejadian pembunuhan massal ini tidak terulang kembali di kemudian hari, sedangkan untuk para pelaku bisa tertangkap semua sampai ke akar-akarnya serta mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya atau setimpal dengan perbuatannya menghabisi nyawa seseorang”, pungkas Nyai Hj Wayes dengan raut muka sedih.
Sedangkan Hj Maimunah yang merupakan istri almarhum Jimmy Sugito Putra saat ditanyakan oleh jurnalis Zona Investigasi.com biro Sampang, sambil memeluk putra bungsunya yang masih berusia 4 tahun dirinya yang berprofesi sebagai guru pengajar di SMP Negeri 2 Ketapang itu cuma hanya bisa diam dan menitikkan air mata serta tatapan kosong menampakkan kalau jiwanya tergoncang atas kejadian pengeroyokan yang menimpa suaminya hingga terbunuh secara mengenaskan tersebut.
Dari pantauan jurnalis, selain dari relawan Jimad Sakteh dan MCS, bentuk kepedulian tersebut dilakukan dengan penggalangan dana dari para donatur, diantaranya dari Sampang kreatif, para mahasiswa Sampang, perantauan Sampang dan TKI Sampang.
#(is-one)#

