Diduga Ruang Kerja Pemkab Sampang Sebagai Tempat Bercinta Dua Sejoli ASN

Sampang.(zonainvestigasi.com) – Institusi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang akhir-akhir ini tengah menjadi perbincangan hangat  masyarakat Sampang setelah beredar kabar dugaan pelanggaran etika yang melibatkan dua Aparatur Sipil Negara (ASN). Insiden ini dilaporkan terjadi di salah satu ruang kerja di lingkungan Setdakab Sampang.

Informasi mengenai kejadian ini mulai mencuat sejak awal Desember 2024 dan menjadi sorotan di kalangan internal Pemkab sendiri.
Dari informasi yang diterima oleh jurnalis Zona Investigasi.com biro Sampang bahwa diduga ada seorang Kabag (Kabag) di lingkungan Sekdakab berinisial ‘I’ lagi berduaan dengan stafnya bernama ‘L’ (inisial) di ruang kerjanya sedang memadu kasih dan waktu bercinta mereka itu kepergok oleh staf lainnya.
Kejadian dua sejoli ASN (Aparatur Sipil Negara) yang sama-sama punya keluarga tersebut terjadi pada hari Jum’at tanggal 29 November 2024 sekitar jam 11.00 Wib atau waktu istirahat siang sehingga ruangan kerja itu dalam keadaan sepi aktivitas.

Salah seorang pejabat eselon II, yang meminta namanya agar dirahasiakan, mengaku mendengar laporan dari staf terkait atas kejadian tersebut.

“Memang betul ada laporan dari staf saya mengenai insiden hubungan mereka.
Untuk lebih jelasnya, coba konfirmasi langsung ke yang bersangkutan”, katanya. Jumat (6/12/2024).

Sejumlah pihak di Pemkab Sampang menyayangkan dugaan pelanggaran etika ASN itu.
Salah seorang pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyebutkan bahwa kejadian ini telah mencoreng citra ASN dan dirinya berharap ada langkah serta tindakan tegas dari Dinas Inspektorat.

“Kalau kejadian itu memang benar, semestinya harus diusut sesuai aturan yang berlaku.
Integritas ASN harus dijaga, dan sanksi disiplin perlu ditegakkan agar menjadi pelajaran serta shock terapi bagi semua PNS lainnya”, ujarnya dengan agak sedikit geram.

Jurnalis Zona Investigasi.com biro Sampang terus berupaya menggali informasi dengan menghubungi pihak-pihak terkait untuk mengkonfirmasi kebenaran kejadian tersebut.

Dugaan pelanggaran dua ASN ini merupakan ujian bagi kepemimpinan Pemkab Sampang saat ini, dan masyarakat menantikan langkah-langkah konkret untuk menjaga nama baik serta integritas dan kredibilitas institusi negara khususnya di ruang lingkup kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang sebagai barometer instansi lainnya.

   #(is-one)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *