Harjad Kab. Sampang 401, Rudy Afriyanto Pimpin Ziarah Kubur Ke Ratoh Ebuh

Sampang.(zonainvestigasi.com) – Hari jadi (Harjad) Kabupaten Sampang yang ke 401 tahun dilaksanakan dengan cara ziarah kubur sekaligus doa bersama ke Makam Ratoh Ebuh di komplek pemakaman Madegan Kelurahan Polagan Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Pejabat (Pj) Bupati Sampang, Rudi Afriyanto kepada awak media menyampaikan bahwa ziarah kubur merupakan kewajiban sebagai generasi penerus bangsa untuk melanjutkan apa yang menjadi cita-cita para pendahulu, yaitu terus membangun semua sektor dan menciptakan kondusifitas wilayah.

Pihaknya mengatakan, Kabupaten Sampang merupakan daerah yang sangat berpotensi dari sektor Sumber Daya Alam (SDA), oleh sebab itu Sampang harus lebih maju, terutama dalam bidang ekonomi.

“Kemarin kita sudah mulai melihat potensi tembakau, dan tambak yang ada rumput lautnya, garam dan udang vanami, itu merupakan potensinya sangat luar biasa,” ujarnya.

Selanjutnya Rudy Afriyanto menuturkan, jika ekonomi di Kabupaten Sampang semakin berkembang maka secara otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menjadi semakin meningkat, dan hal itu akan menjadi modal pembangunan bagi Kabupaten Sampang sendiri.

“Saya berharap nanti kedepannya angka kemiskinan semakin menurun dan IPM nya lebih meningkat lagi”, tuturnya.

Pj. Bupati Sampang itu juga menginginkan untuk program ke depan di Kabupaten Sampang harus berbasis pesantren, sehingga santri-santri di Sampang bisa memiliki ijazah, sehingga para santri tersebut bisa masuk ke sektor formal.

“Selama ini kalau tidak ada ijazah tidak diakui,” cetusnya.

Dirinya menambahkan bahwa dengan masuknya golongan santri ke sektor formal, maka secara otomatis akan berpotensi untuk meningkatkan pendapatan serta daya saing sehingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga bisa semakin meningkat.

Terkait dengan tema yang diusung dalam Harjad Kabupaten Sampang ke 401 tahun ini, yaitu ‘bersatu damai’, itu merupakan suatu harapan bersama masyarakat Sampang setelah menggelar Pilkada yang dilaksanakan pada tanggal 27 November yang lalu.

“Pilkada selesai, kita harus saling jaga kerukunan antar tetangga, saling pelukan”, imbuhnya.

“Tantangan ke depannya bagi Kabupaten Sampang tidak akan mudah, untuk itu perlu adanya dorongan serta partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, misalkan saja mewaspadai bencana alam serta penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk seperti DBD (Demam Berdarah) yang penderitanya semakin meningkat.
Makanya saya usulkan agar rumah sakit direlokasi agar great nya nambah dan itu butuh anggaran besar”, pungkasnya.

Pantauan jurnalis Zona investigasi.com biro Sampang, acara ziarah kubur tersebut ditutup dengan tabur bunga ke Makam Ratoh Ebuh serta para pemimpin Sampang yang berada di kompleks pemakaman Madegan tersebut.

  #(is-one)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *