Genjot Layanan Air Bersih, Tirta Kanjuruhan Kucurkan Investasi Rp250 Miliar untuk SPAM Malang Selatan

zonainvestigasi.com

Malang – zonainvestigasi.com
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang mulai tancap gas memperkuat layanan air bersih dengan menggelontorkan investasi jumbo senilai Rp250 miliar untuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Langkah ini diklaim sebagai upaya strategis menjawab persoalan klasik krisis air bersih yang masih membayangi sejumlah wilayah Malang Selatan.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Samsul Hadi, menegaskan pihaknya berkomitmen penuh menghadirkan layanan air minum yang aman dan layak bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan air minum yang aman dan layak, khususnya bagi masyarakat di wilayah Malang Selatan,” tegas Samsul Hadi kepada media, Senin (6/4/2026).

Realisasi komitmen tersebut mulai terlihat dengan dimulainya pembangunan sejumlah titik SPAM sejak 3 April 2026.

Proyek ini tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga mencakup perluasan jaringan distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang selama ini masih kesulitan akses.

Tak main-main, proyek ambisius ini telah masuk dalam skema pembiayaan Loan Green Infrastructure Initiative dan tercatat dalam Daftar Rencana Pinjaman Prioritas Luar Negeri (Green Book) tahun 2026, dengan nilai mencapai Rp250 miliar.

Salah satu proyek strategis yang menjadi andalan adalah pembangunan SPAM Diyeng II.

Infrastruktur ini ditargetkan mampu melayani lima kecamatan sekaligus, yakni Pagak, Kalipare, Donomulyo, Bantur, hingga wilayah selatan Kecamatan Kepanjen—daerah yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.

Namun, di balik besarnya nilai investasi, publik tentu menaruh harapan sekaligus sorotan tajam:

sejauh mana proyek ini benar-benar tepat sasaran dan tidak sekadar menjadi proyek seremonial?

Perumda Tirta Kanjuruhan pun dituntut memastikan perencanaan matang, kesiapan teknis, serta transparansi dalam pelaksanaan, agar dana ratusan miliar tersebut benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Jika terealisasi optimal, proyek SPAM ini berpotensi menjadi solusi nyata bagi krisis air bersih yang selama ini menjadi keluhan warga Malang Selatan. (zhr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *