Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Buzzer Hoaks, Satu Tersangka Ternyata Warga Sidoarjo

Sidoarjo | Zonainvestigasi.com | Selasa, 29 Juli 2026 – Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan sindikat buzzer yang diduga menyebarkan berita bohong (hoaks) dan propaganda melalui media sosial.

Dalam pengungkapan tersebut, sebanyak delapan orang ditetapkan sebagai tersangka, dan salah satunya diketahui merupakan warga Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Informasi tersebut dibenarkan oleh jajaran Polresta Sidoarjo.

Meski demikian, proses penyidikan sepenuhnya masih berada di bawah penanganan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jaringan tersebut diduga telah beroperasi sejak tahun 2024.

Para pelaku memiliki peran masing-masing, mulai dari menyusun narasi, mengelola akun media sosial, memproduksi konten, hingga menyebarluaskan informasi yang diduga berisi hoaks dan provokasi kepada masyarakat.

Penyidik juga menduga aktivitas tersebut dilakukan secara terorganisir dan memiliki aliran pendanaan.

Karena itu, kepolisian masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak yang diduga menjadi pemesan maupun aktor intelektual di balik operasi sindikat buzzer tersebut.

Keberadaan salah satu tersangka yang merupakan warga Sidoarjo menjadi perhatian tersendiri.

Namun, aparat belum mengungkap identitas lengkap maupun peran spesifik tersangka karena seluruh proses penyidikan masih berlangsung.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penanganan perkara tidak berhenti pada penangkapan delapan tersangka.

Penyidik akan terus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat, termasuk pihak yang memberikan perintah, pendanaan, maupun keuntungan dari aktivitas penyebaran informasi palsu tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa penyebaran hoaks di ruang digital bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi juga dapat berujung pada proses pidana.

Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menerima maupun membagikan informasi serta memastikan setiap informasi berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. ( Reporter Bayu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *