Membanggakan! Lulusan Siswa-siswi MA Plus Nurul Ilmi Pamekasan di Terima PTN Ternama Jatim

Pamekasan, zonainvestigasi.com – Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak ditentukan oleh megahnya fasilitas Gedung atau jumlah banyaknya siswa yang ada. Salah satu contoh MA Plus Nurul Ilmi, yang terletak di Dusun Selatan Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, patut berbangga hati karena mampu mencetak siswa-siswi berprestasi dan berhasil diterima oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Jawa Timur (Jatim).

Wisuda perdana Siswa-siswi MA Plus Nurul Ilmi

Sekolah MA Plus Nurul Ilmi merupakan lembaga pendidikan formal setara SMA dan baru 3 tahun berdiri, di bawah naungan yayasan pondok pesantren (Ponpes) Al-Wahid yang didirikan oleh KH. Abd. Wahid, M.M, (pada 2021) mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan periode (2005-2012). pada 15 Juni 2024 kemarin melaksanakan wisuda perdananya.

“Patut merasa bangga karena anak didik kami dari 11 orang siswa yang di wisuda 5 orang diantaranya mendaftar melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri dan 4 orang dari mereka diterima di PTN ternama di Jawa Timur, melalui jalur SNBT,” Jelas. Kiyai Lutfiadi MZ selaku pengasuh Ponpes. Senin (17/06/2024).

Perwakilan siswa-siswi MA Plus Nurul Ilmi, Husni Mubarok saat memberikan sebuah cendramata kepada pengasuh Ponpes Kiyai Lutfiadi MZ

Dia menerangkan, nama-nama siswa-siswi MA Plus Nurul Ilmi
yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya adalah:

  1. Yunita Khairunnisa (asal Blega Bangkalan) diterima di UNAIR jurusan Akuntansi.
  2. Nabila Afkarina Azis (asal Blega Bangkalan) diterima di UNESA jurusan Pendidikan PKN.
  3. Husni Mubarok (asal Galis Bangkalan) diterima di UTM, Jurusan Psikologi.
  4. Agus Jakfar (asal Blega Bangkalan) diterima di UTM jurusan Agroekoteknologi.

Selain itu menurutnya, dari 11 siswa-siswi MA Plus Nurul Ilmi yang telah lulus hanya 5 orang melanjutkan pendidikan. 6 siswa/i memilih vakum karena faktor ekonomi, sedangkan disini (di ponpes MA Plus Nurul Ilmi) gratis alias tidak dipungut biaya.

“Al-hamdulillah mas walau sarana dan prasarana yang kami miliki masih sangat terbatas tapi semangat kami untuk memberikan yang terbaik pada anak didik kami tidak pernah surut, saya sangat bangga anak didik kami dengan kemampuannya dapat bersaing dan dapat diterima di PTN ternama di Jatim, semoga ini dapat dilanjutkan adik kelasnya kelak,” pungkasnya. (Muallam).

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *