Jalan Poros Desa Bunten Barat Kec Ketapang Kab. Sampang Minim Infrastruktur Dan Non PJU
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Selama lima tahun terakhir kepemimpinan H. Slamet Junaidi di Kabupaten Sampang memang benar-benar mengalami peningkatan terutama pembangunan di bidang infrastruktur yang begitu dirasakan oleh masyarakat Sampang.
Akan tetapi ada saja infrastruktur yang luput dari perhatian pemerintah daerah khususnya di pelosok ataupun di desa-desa masih banyak sarana maupun prasarana yang belum dapat sentuhan dari instansi terkait, seperti halnya adalah jalan poros desa di Desa Bunten Barat Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.
Dari pantauan jurnalis Zona investigasi.com biro Sampang, ada salah satu jalan poros desa tepatnya di Dusun Oloh Tengah Desa Bunten Barat kondisinya rusak parah, karena aspal di jalan tersebut hampir 90 persen sudah terkelupas sehingga seakan-akan seperti jalan makadam, padahal jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat di kedua desa, yakni menghubungkan antara Desa Bunten Barat dengan Desa Pao Paleh Laok Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.
Salah seorang warga Desa Pao Paleh Laok yang melintas menggunakan sepeda motor mengatakan kalau musim hujan banyak warga yang kesulitan karena jalannya terlalu licin. Rabu (03/07/2024).
“Sebetulnya jalan ini jauh di katakan layak untuk dilewati kendaraan umum baik roda dua maupun roda empat.
Selain kultur jalannya yang naik turun, juga di perparah lagi dengan aspal jalan disini banyak yang terkelupas, sehingga apabila musim kemarau banyak debunya dan jika musim hujan tiba jalan ini becek sehingga tidak sedikit para pengendara terjatuh karena licin di waktu lintasan jalan menurun”, katanya.
Sedangkan Abusiri selaku Kepala Dusun Oloh Tengah Desa Bunten Barat menuturkan bahwa jalan poros desa yang merupakan satu-satunya penghubung antara dua desa tersebut kondisinya sudah hampir sekitar 7 tahun tidak pernah di bangun maupun di perbaiki oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang.
“Kebetulan rumah saya di pinggir jalan poros desa ini.
Sepanjang jalan sekitar 3 ribu – 4 ribu mulai dari Desa Bunten Barat sampai ke Desa Pao Paleh Laok sudah lama yang rusak seperti ini, bahkan setelah jembatan ada jalan tanjakan banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh sehingga warga berinisiatif sendiri merabat jalan tersebut melalui swadaya masyarakat”, tuturnya.
“Selain jalannya rusak diperparah lagi dengan tidak adanya JPU (Penerangan Jalan Umum) dan jika malam hari di sepanjang jalan tersebut gelap gulita sehingga rawan kecelakaan karena terjatuh.
Oleh sebab itu, saya selaku Kadus Oloh Tengah khususnya serta masyarakat Desa Bunten Barat dan Desa Pao Paleh Laok pada umumnya berharap agar jalan poros desa ini agar mendapat perhatian dari pemerintah daerah terutama dari instansi terkait dan tidak lupa juga harapan kami kepada pemerintah untuk sesegera mungkin melakukan pemasangan JPU, karena apabila jalan disini terang benderang maka akan meminimalissi kriminalitas serta mengurangi pengendara terjatuh”, pungkasnya.
#(M/is-one)#

