Muncul Nama Fathor Rohman dalam Kandidat Calon Bupati Bangkalan

BANGKALAN, Zonainvestigasi-.com – Hingga saat ini perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangkalan belum ada riak. Rekomendasi partai diduga menjadi alasan utama belum munculnya kandidat. Meskipun begitu, ada nama Fathor Rohman yang mulai muncul menunjukkan eksistensinya. Beberapa baliho kandidat mulai dipasang di beberapa titik akses jalan utama.

Dalam baliho tersebut bertuliskan, ‘Calon Bupati Bangkalan. Indonesia Maju. Bangkalan Bhejjreh’. Nama Fathor Rohman terbilang baru dalam perpolitikan Bangkalan belakangan terakhir. Sebab, kemunculannya secara tiba-tiba.

Setelah media ini menelusuri, Fathor Rohman pernah menjadi kader partai Demokrat yang aktif pada 2007 sebagai kepala Bidang Ekonomi Koperasi pada partai berlambang Mercy tersebut.

Tak hanya itu, rupanya pada tahun 2014 dirinya juga pernah tercatat berkarir sebagai ASN. Tahun 2015 ditunjuk menjadi Penjabat kepala desa Bangpendah Galis.

“Tahun 2021, saya ditugaskan di Dinas Pariwisata karena mempunyai terobosan bidang pariwisata di Bangkalan, sebagai pelopor pengembangan wisata kreatif untuk percontohan desa mandiri yang sampai saat ini belum ada sentuhan dari pemerintah,” jelasnya saat dikonfirmasi media ini, Selasa 6/8/2024.

Tak hanya itu, dirinya juga menjadi pelopor gerakan relokasi UMKM mandiri dipadukan dengan pariwisata di Dermaga Rindu kecamatan Labang.

Ke depan, melalui program swastanisasi yang digagasnya, dirinya berupaya untuk menjaga stabilisasi dan peningkatan APBD Bangkalan.

Ketertarikannya untuk mencalonkan diri menjadi calon bupati Bangkalan, karena didukung oleh tokoh ulama dan masyarakat. Sehingga, dorongan itu menjadi kepercayaan dirinya. Apalagi, minimnya figur dari pemuda dan tokoh menjadi semangat untuk mencalonkan diri menjadi bupati Bangkalan.

Sejauh ini, pihaknya mengaku sudah melakukan konsolidasi dengan partai politik. Termasuk komunikasi dengan tokoh partai, tokoh masyarakat dan ulama untuk memberikan dukungan terkait pencalonan dirinya.

“Saat ini masih dalam tahap komunikasi untuk rekomendasi partai. Ini yang menyebabkan tarik ulur kepentingan. Mohon doanya saja kepada masyarakat Bangkalan,” ungkap warga Mlajah tersebut.

Tak kalah pentingnya, dirinya ingin memberikan semangat optimisme dan keberanian kepada pemuda di Bangkalan untuk bisa berkarya dalam kancah perpolitikan. Sehingga tidak memandang politik itu kotornya saja, melainkan sebagai alat kemajuan daerah.

“Dengan terlibat dalam politik, kita bisa mengajarkan pada generasi muda bahwa politik ini menyenangkan. Politik merupakan jalan perubahan untuk menjadikan keadaan Bangkalan lebih baik,” pungkasnya. (R/M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *