Perahu Bocor di Tengah Laut, Nelayan Asal Mandangin Bertahan Hidup hingga Ditemukan Warga Probolinggo

Sampang (zonainvestigasi.com) – Nasib nahas dialami seorang nelayan asal Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, setelah perahu yang digunakannya mengalami kebocoran saat melaut.

Berkat ketangguhan dan semangat bertahan hidup, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan di Kabupaten Probolinggo.

Korban diketahui bernama Ahmad Yani (64), warga Dusun Barat, Pulau Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Ia mengalami kecelakaan laut di perairan Dusun Demongan, Desa Aengsareh, Kecamatan Sampang, atau sekitar 6 hingga 7 mil laut dari tempat tinggalnya.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arip, S.ST melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, H. Moh. Husin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.00 WIB terkait adanya nelayan yang mengalami musibah di laut.

“Setelah menerima informasi tersebut, BPBD Kabupaten Sampang bersama AGISENA BPBD Provinsi Jawa Timur langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan assessment serta penyisiran menggunakan perahu karet,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat Desa Aengsareh, PMI Kabupaten Sampang, warga setempat hingga para nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah melakukan penyisiran dan penggalian informasi dari sejumlah saksi, tim gabungan akhirnya memperoleh kabar yang melegakan.

Ahmad Yani ternyata ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan asal Kabupaten Probolinggo.

“Korban ditemukan dalam keadaan hidup oleh nelayan Probolinggo dan dibawa ke rumah penemunya untuk mendapatkan pertolongan.

Setelah informasi tersebut dipastikan benar, pihak keluarga langsung berangkat ke Probolinggo untuk menjemput korban,” ungkap Moh. Husin.

Sementara itu, perahu milik korban yang sempat hanyut akibat kebocoran juga berhasil ditemukan oleh seorang nelayan bernama Yusuf, warga Desa Aengsareh.

Keberhasilan penyelamatan ini menjadi kabar gembira bagi keluarga korban dan masyarakat Pulau Mandangin.

Kerja sama antara BPBD, relawan, nelayan, dan warga dinilai berperan penting dalam membantu mengungkap keberadaan korban hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

(is-one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *