Pelantikan Dan Pengukuhan Pengurus PAKARSAKERA Kabupaten Se Madura
Pamekasan.((zonainvestigasi.com) – Hari ini Paguyuban Karapan Sapi Keluarga Madura (PAKARSAKERA) mengadakan acara Pelantikan dan pengukuhan tingkat Kabupaten Se Madura.

Kegiatan pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Bakorwil Madura Jalan Talang Siring Pamekasan – Madura, dan sebelum acara dimulai Sekertaris Umum PAKARSAKERA Pusat, Agus Hariyanto membacakan laporannya tentang pemilihan Ketua Umum PAKARSAKERA Pusat pada tanggal 21 Juli 2024 maupun pembentukan Ketua serta pengurus di 4 Kabupaten, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.
“Sebelum terselenggaranya acara pelantikan hari ini kita mengadakan pemilihan Ketua Umum PAKARSAKERA Pusat sesuai Surat Keputusan (SK) Komite PAKARSAKERA tentang jabatan Ketua Umum PAKARSAKERA Pusat periode 202- 2029 Nomer 01/UPT/SK/KP-1/10/2024”, tuturnya. Rabu (16/10/2024).
“Adapun Ketua Umum PAKARSAKERA Pusat periode 2024 – 029 yang terpilih secara aklamasi ialah R H. Moh. Tohir, SE, sedangkan Wakil Ketua Umum H. Abdus Salam, Sekretaris Jenderal Agus Hariyanto, Wakil Sekretaris Jenderal, Sutikno, Bendahara Munawar, S.iP, dan Wakil Bendahara Reksy Subekti”, jelas Agus Hariyanto di depan para hadirin beserta tamu undangan.
Selanjutnya, Ketua Umum Pusat PAKARSAKERA, R H. Moh. Tohir, SE dalam sambutanya.menyampaikan bahwa PAKARSAKERA bukan hanya sekedar komunitas saja, akan tetapi lebih ditekankan untuk melestarikan tradisi serta budaya warisan leluhur masyarakat Madura.
“Kita berharap agar tradisi Karapan Sapi ini bisa terus dikembangkan karena bukan hanya sekedar hiburan rakyat, tetapi juga icon, budaya, kultural dan hiburan bagi masyarakat Madura.
Oleh sebab itulah kami hadir dalam wadah PAKARSAKERA demi melestarikan karapan sapi sebagai warisan budaya masyarakat Madura yang sudah terkenal di Indonesia bahkan ke mancanegara’, ujarnya.
“Oleh sebab, sebagai bentuk kepedulian kita untuk melestarikan serta menjaga budaya karapan sapi agar tidak tergerus dan hilang di tengah-tengah era modern serta digitalisasi ini maka kami selaku putra daerah merasa bertanggung jawab agar hiburan masyarakat Madura tidak punah, maka dibentuklah paguyuban bernama PAKARSAKERA baik di tingkat kabupaten maupun kawedanan”, ungkapnya.
Dengan dilantiknya Ketua dan pengurus PAKARSAKERA kabupaten, pihaknya berharap agar paguyuban tersebut bisa menjaga serta melestarikan budaya karapan sapi lebih terorganisir dan tertata lebih baik lagi.
Setelah memberikan sambutan, kemudian Ketua Umum Pusat PAKARSAKERA melakukan pengukuhan sekaligus penandatanganan bersama terhadap masing-masing ketua 4 kabupaten.
Sedangkan Sekretaris Bakorwil 4 Kabupaten Pamekasan, M. Muhyi, S.Sos, M.Si dalam sambutannya menitikberatkan tentang kurang memadainya sarana lapangan pacu di Madura, selain itu dirinya membicarakan masalah minimnya para joki atau penunggang sapi kerap, sehingga perlu diperhatikan juga agar supaya tidak kesulitan pejoki waktu karapan sapi.
“Oleh sebab itu, selain sapi kerap yang perlu di perhatikan juga perlu menciptakan bibit-bibit baru pejoki, misalkan dengan cara sekolah pelatihan khusus para pejoki tersebut, sehingga di saat pelaksanaan pertandingan karapan sapi kerepotan lagi mencari para joki”, pungkasnya.
#(is-one)#

