Sambut Peringatan Hari Humas Polri Ke-73, Polres Bangkalan Gelar Donor Darah

Bangkalan, zonainvestigasi.com – Untuk menyambut peringatan Hari Humas Polri Ke-73 Polres Bangkalan menggelar donor darah dengan tema ”Humas Polri Presisi menuju Indonesia Maju” di Aula Sarja Arya Racana Mapolres Bangkalan, Selasa (29/11/2024).

Kegiatan (Giat) donor darah dihadiri Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, bersama Wakapolres Bangkalan kompol Andi Febriyanto Ali, serta diikuti oleh pejabat utama (PJU), Kasi Humas Risna Wijayati, serta anggota polres Bangkalan dan jurnalis yang ada di wilayah Bangkalan.

Kasi humas Polres Bangkalan Iptu Risna Wijaya menjelaskan, jika polres Bangkalan telah melakukan rangkaian kegiatan dalam menyambut peringatan Hari Humas Polri Ke-73 pada 30 Oktober 2024, diantaranya bakti sosial dengan memberi bantuan kepada tukang becak, membagikan makanan kepada musafir di area jalan Saykhona Holil Bangkalan dan kini menggelar donor darah agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan donor ini merupakan rangkaian untuk menyambut HUT Humas Polri ke-73 dengan tema Humas Polri Presisi menuju Indonesia Maju,” Ucapnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya menyampaikan bahwa giat donor darah ini dalam rangka menyambut Hari Humas Polri Ke-73, yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Ini pesertanya dari polisi sendiri dan teman-teman wartawan, karena ini difokuskan dalam rangka Humas, kita utamakan rekan-rekan wartawan untuk donor darah,” Kata AKBP Febri.

AKBP Febri berharap, agar rekan-rekan kepolisian Bangkalan bisa mendonorkan darah nya untuk membantu masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan bantuan darah.

“Kalau bisa sebanyak-banyaknya karena Bangkalan ini sangat membutuhkan darah, kalau kita lihat ketersediaan darah kita masih sangat kurang sehingga kalau memang ada rekan-rekan kita bisa menyalurkan darahnya ke teman-teman di Kabupaten Bangkalan saya rasa lebih bagus,” tutupnya.

Sementara Ketua Koordinator UTD PMI Bangkalan Mohammad Syarif Husen menerangkan, untuk memenuhi kebutuhan darah di Bangkalan pihaknya harus bekerja sama diantaranya dengan TNI dan perguruan-perguruan tinggi yang ada di Surabaya seperti Unair, Unesa. Kemudian diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Untuk pendonor darah kita tidak ada target. Namun untuk memenuhi kebutuhan paling tidak perbulan seribu kantong darah, 80 persen ke RSUD dan 20 persen Lukas serta Anamidika,” Tutupnya.

(Muallam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *