Cegah Stunting, Puskesmas Camplong Kabupaten Sampang Lakukan Pelatihan Ke Kader PMT Lokal
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Untuk meningkatkan gizi ibu hamil serta mengurangi Stunting pada anak maka BLUD Puskesmas Camplong Kabupaten Sampang mengadakan kegiatan pembekalan terkait Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal untuk ibu hamil KEK dan balita gizi kurang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2022 yang bertempat di Aula Puskesmas Camplong.

Kegiatan pembekalan yang disampaikan kepada para kader dan Perwakilan PKK Kecamatan Camplong, diantaranya berkenaan dengan edukasi PMT yang berbahan baku pangan lokal dan bukan produk pabrikan.
Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita, terutama balita dengan gizi kurang dan ibu hamil dengan kondisi KEK (Kurang Energi Kronis), supaya dapat melahirkan bayi dengan Berat Badan Normal, sehingga tidak berpotensi menjadi balita stunting.
Narasumber kegiatan tersebut dari Kepala BLUD Puskesmas Camplong (dr. Intan Retnosari), petugas Gizi (Firda Alfisyahra), petugas Kesling (Nuris Sakinah).
Petugas Gizi Puskesmas Camplong Kabupaten Sampang, Firda Alfisyahra menyebutkan bahwa adanya pembekalan pemerian PMT lokal ini bertujuan agar para kader posyandu dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan mengenai pentingnya memperhatikan gizi makanan serta hygiene sanitasi dalam mencegah terjadinya stunting.
“Kami mempunyai sasaran sebanyak 115 balita gizi kurang dan 65 ibu hamil KEK yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Camplong. Adapun pelaksanaan PMT Lokal, in action akan dilaksanakan mulai Senin tanggal 17 Juli 2023 selama 90 hari”, ujarnya. Rabu (12/07/2023).
Selanjutnya, di ruang kerjanya Firda menuturkan bahwa sesuai dengan Juknis (Petunjuk Teknis) PMT Lokal, kegiatan ini melibatkan kader sejumlah 18 orang. Dan bahan-bahan makanan yang digunakan yaitu Ikan Laut seperti Ikan Kembung dan Tongkol, mengingat Kecamatan Camplong merupakan daerah pesisir. Siklus menu dan kebutuhan gizi ditentukan sebaik mungkin.
”Harapan kami kedepannya semoga dapat mengurangi angka gizi kurang dan mencegah terjadinya stunting, karena balita kita kelak harus menjadi generasi penerus yang berkualitas”, tuturnya ke jurnalis Zona Investigasi biro Sampang.
“Sedangkan harapan kami terhadap masyarakat, semoga dapat mendorong kemandirian pangan dan gizi keluarga secara berkelanjutan”, pungkasnya.
#(M/is-one)#

