IPE Dan Penurunan Angka Penduduk Miskin Ekstrim Di Kabupaten Sampang, Tertinggi Di Provinsi Jawa Timur
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Indeks Perkembangan Ekonomi (IPE) Kabupaten Sampang, meningkat sesuai target Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang. Dan ini cermin Keberhasilan kepemimpinan Bupati H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat.
Bahkan, selain Indeks Perkembangan Ekonomi yang meningkat, angka penurunan Kemiskinan Ekstrim turun melebihi target tahunan, dan tercatat tertinggi selama kurun waktu 4 tahun terakhir serta penurunan tertinggi kedua di Jawa timur setelah Kabupaten Sumenep.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sampang, Ir. Hj. Umi Hanik Laila melalui Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi SDA Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Kabupaten Sampang, Evi Hariyati menjelaskan bahwasanya penduduk miskin Ekstrim turun 2,23% dari 4% menjadi hanya tersisa 1,77% dari jumlah penduduk di Kabupaten Sampang. Kamis (07/09/2023).
Sementara penduduk miskin biasa pada tahun 2022, tercatat 22,78% turun menjadi 21,61% Penduduk Miskin, yaitu sekitar 237,230.000 jiwa penduduk miskin, artinya turun sekitar 19.260.000 jiwa, dan tersisa sekitar 217.970.000 jiwa penduduk miskin.
Sedangkan untuk Indeks Perkembangan Ekonomi Kabupaten Sampang tercatat pada tahun 2022 mencapai angka 5,27 dan tertinggi di kurun waktu empat tahun terakhir yaitu pada tahun 2021 hanya 1,52, tahun 2020 tercatat 0,11, sedangkan pada tahun 2019 sebesar 4,76 dan tahun 2018 sekitar 4,44.
Selanjutnya Evi Hariyati, menambahkan untuk Provinsi Jawa Timur, merupakan nasional tahun 2022 dalam penurunan Angka Kemiskinannya, yaitu sebanyak 318.250.000 Jiwa.
Sedangkan secara nasional, posisi puncak Jawa Timur di susul Jawa Barat, sebanyak 306.740.000 jiwa penurunan penduduk miskin, dan Provinsi Lampung sebanyak 113.260.000 jiwa dalam penurunan penduduk miskin.
Menurut Evi, bahwa keberhasilan ini bagian tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2022 yang menetapkan target pengurangan kemiskinan ekstrem 0% pada tahun 2024
Artinya, hasil positif ini menunjukkan bahwa resiliensi Perekonomian Daerah Kabupaten Sampang terus terjaga.
“Pada bulan September 2023 provinsi-provinsi yang berhasil mencapai angka mendekati 0% kemiskinan ekstrem bertambah dari 6 provinsi menjadi 13 provinsi”, ungkapnya kepada wartawan PWI Sampang di ruangannya.
Dan perlu diketahui bersama, hasil Positif Indeks Perkembangan Ekonomi dan tingginya angka penurunan penduduk miskin ekstrim ini merupakan dampak dari banyak faktor, diantaranya ialah terbentuknya lapangan kerja baru, pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, pengembangan tempat wisata dan masih banyak lagi pembangunan-pembangunan lainnya dan peningkatan pembangunan serta perekonomian tersebut merupakan hasil kinerja dari kepemimpinan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi dan wakilnya, H. Abdullah Hidayat”, pungkasnya.
#(M/is-one)#

