Di Hari Guru Nasional, Guru MAN 2 Pamekasan Raih Juara 3 Tingkat Nasional di Jakarta

Pamekasan, Zonainvestigasi.com –
Di Hari Guru Nasional tahun 2023, prestasi yang ditorehkan oleh seorang Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pamekasan, Chandra Kirana meraih juara 3 guru MAN berprestasi tingkat Nasional Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI.

Prestasi yang diraih Candra Kirana, warga Jalan Hasym Ashari, Kecamatan Pademawu Pamekasan merupakan pertama kalinya meraih juara tingkat Nasional yang diselenggarakan pada 22-25 November 2023 di Jakarta. Selasa (28/11/2023).

Kedatangan Chandra Kirana yang meraih juara 3 guru berprestasi tingkat Nasional ini disambut langsung oleh Kepala Mentri Agama (kemenag) Mawardi dan Kepala MAN 2 Pamekasan Mohammad Holis beserta seluruh guru.

Kemenag Pamekasan menyampaikan, kepada sejumlah awak media bahwa ini pertama kali nya Kabupaten Pamekasan mendapatkan juara 3 tingkat Nasional, karna dari dulu biasanya hanya mentok sampai ke tingkat Jawa Timur saja, dan itupun sudah berlangsung setelah tahun 2017 yang lalu.

“Saya sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Pamekasan tentunya dengan torehan prestasi dan apresiasi yang diperoleh oleh ibu Chandra Kirana tentunya sangatlah bangga adalah sebuah hadiah istimewa buat kami di saat memperingati Hari Guru Nasional 2023,”ujarnya pada Selasa (28/11).

Tak hanya itu, tidak banyak guru yang seperti Chandra Kirana ini apa lagi level nya sudah sampai tingkat Nasional,katanya sembari tersenyum bahagia.

“Ada 13 guru yang mengikuti ajang tersebut dari MAN 2 Pamekasan, akan tetapi hanya bu Chandra Kirana lah yang bisa lolos hingga meraih juara 3. Dan semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh guru agar dapat meneruskan perjuangan bu Chandra ,” pintanya.

Ditempat terpisah, Chandra Kirana yang kerap disapa bu Chandra ini menceritakan kalau dirinya saat mengikuti ajang tersebut dirinya mengambil tema” Guru Madrasah Relawan Kemanusiaan”.

Tema yang diambilnya ini, lantaran dirinya yang tergabung dalam Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB), bahkan rumahnya saat ini menjadi sekretariat para relawan,ungkapnya Chandra pada media.

” Artinya, guru yang relawan menceritakan kegiatan keseharian yang saya lakukan. Setelah kegiatan di madrasah, saya baktikan waktu kosong saya meluangkan untuk kemanusiaan. Kemarin pertanyaan di Jakarta sudah sesuai dan terprediksi dari awal. Kenapa saudara mau menjadi relawan?” ucapnya setelah penyambutan dirinya di Man 2 Pamekasan.

Bunda Chandra sapaan akrabnya tersebut menambahkan, sebenarnya bukan hanya dirinya yang ikut namun ada sebanyak 13 orang dari MAN 2 akan tetapi hanya dirinya yang masuk hingga final dan mendapatkan juara 3, tambahnya.

“Di Ajang ini, saya sangat berkesan, selain saya bertemu dengan guru-guru di seluruh Indonesia yang memiliki kehebatan, mereka pun mempunyai karya yang luar biasa, dan ini yang menjadi kesan menariknya, bertemu dengan guru-guru yang hebat-hebat di seluruh Indonesia itu artinya saya harus rajin belajar mengarsipkan dan banyak menulis seperti mereka, dan terus belajar dan berkarya,” pungkasnya. (M/Hn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *