Pemkot Malang Gelar Bantuan Pangan 3220 Paket Sembako

Malang, Zonainvestigasi.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar kegiatan penyaluran bantuan pangan. Sebanyak 3220 paket sembako diserahkan kepada masyarakat secara simbolis. Bertempat di kantor kelurahan Bandungrejosari jalan S. Supriadi, No. 30, Kecamatan Sukun Kota Malang.

Tak hanya itu, penyaluran bantuan dilakukan PJ. Walikota Malang bersama jajaran muspika dengan turun langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak inflasi, antara lain di jalan Keben, kelurahan bandungrejosari, Kecamatan Sukun Kota Malang, seusai dengan acara seremoni simbolis penyerahan bantuan di Kantor Kelurahan Bandungrejosari.

Bantuan tersebut, merupakan komoditas yang direkomendasikan untuk penanganan stunting (Gizi buruk) anak-anak yang kurang asupan gizi. Yakni beras premium 5 kg, daging ayam 1kg, telur 1 pack 10 butir, ikan kembung ½ kg, bawang merah 250gr, cabe merah 250 gram, tomat 1 kg, wortel 1/2kg, buncis 300 gram, jeruk siam madu 1kg, dan susu UHT 1 liter. Minggu (3/12/2023).

Pada kesempatan ini, Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM, PJ. Walikota Malang, dalam sambutannya menjelaskan, bahwa dalam mengurangi beban masyarakat kota Malang yang kurang mampu, memang sudah tanggungjawab Pemerintah kota Malang, untuk membantu masyarakat dalam menghadapi inflasi dan Gizi buruk dan hal ini merupakan leding sektor dari Dispangtan Kota Malang.

“Tugas kami dari pihak pemerintah memang seperti ini, karena masyarakat yang tidak mampu dalam menghadapi situasi dan kondisi seperti sekarang, semakin berat bagi masyarakat Kota Malang yang ekonomis kurang siap menghadapi inflasi negara, sehingga mengakibatkan daya beli masyarakat menurun, karena penghasilan dan pendapatan masyarakat yang semakin sulit,” Jelasnya.

Terkait gizi buruk yang terjadi di masyarakat kota Malang. Pj Walikota Malang menyampaikan, dalam menghadapi akhir tahun menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) apabila ada lonjakan harga, sehingga daya beli masyarakat akan kebutuhan pokok menurun, apalagi kondisi negara sedang inflasi.

“Nilai uang kurang berarti jika diberikan barang,” Tutupnya.
 
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (Ka Dispangtan) Pemkot Malang Slamet Husna Hariyadi, S.p. menerangkan, bahwa program bantuan pangan ini merupakan tugas pokok dan fungsi dari dispangtan Kota Malang.
Maksud dan tujuan, untuk meningkatkan akses  menyediakan pangan yang berkualitas untuk masyarakat Kota Malang yang rentan ekonominya.

Dengan program penyaluran  bantuan pangan kepada masyarakat rentan terdapat inflasi Kota Malang tahun 2023 ini, pihak dispangtan bersama, jajaran muspika dan kelurahan bandungrejosari, Kecamatan sukun yang dihadiri PJ.Walikota Malang Dr.Ir.Wahyu Hidayat MM, memberikan langsung bantuan dan turun langsung kepada masyarakat kota malang yang rentan terdapat inflasi.

Selain itu, dengan adanya bantuan pangan tersebut, masyarakat kelurahan bandungrejosari, Kecamatan Sukun, mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pemkot Malang, terutama pada dispangtan dan jajaran muspika. (M/zhr)
 
 
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *