Anggota DPRD Jatim Mahfud S.Ag Berharap Netralitas dan Independensi Insan Pers Jelang Pilpres 2024
Bangkalan, Zonainveatigasi.com – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Mahfud S.Ag berharap Netralitas dan Independensi insan pers menjelang Pemilu pilpres 2024 mendatang, khusus nya wartawan yang berada di Kabupaten Bangkalan.

Karena menurutnya, yang mencoba untuk tidak netralitas itu masih ada di insan-insan pers.
“kalau media dapat berubah, namun tulisan sampean (insan pers) itu akan terus dikenang sepanjang masa,” Ucapnya
Ungkapan tersebut, disampaikan Mahfud S.Ag., dihadapan para wartawan di Aula Hotel Ningrat Bangkalan, ketika acara dengan tema ”Memperkuat Independensi dan Netralitas insan Pers dalam menghadapi Pemilu 2024” serta penyerahan penghargaan kepada Mahfud sebagai tokoh pemuda Nahdliyin inspiratif 2023 oleh Ketua Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) Jatim, Jum’at (08/12/2023).
Dalam penjelasan nya, dia menyakini bahwa yang hadir dalam Aula Hotel Ningrat tersebut, tidaklah gelisah seperti dirinya menjelang Pemilu pilpres 2024 nanti.
“Saya yakin yang hadir disini gundah sedikit, kalau saya ke kegundahan yang ada di saya ini banyak. Karena yang kami harap selama ini yang seharusnya menjadi penengah malah menjadi penyerang sekarang, yang seharusnya menjadi pengayom malah membiarkan masalah yang ada saat ini,” Jelasnya.
Diakhir sambutannya Mahfud sangat berharap kepada insan pers agar netralitasnya dan independensi dalam menghadapi Pemilu pilpres di 2024 mendatang.
“Jadi harapan saya hanya kepada insan pers khusus nya di Kabupaten Bangkalan, Karena saya yakin insan pers ini akan menjaga netralitasnya, minimal tulisannya berimbang,” Tutupnya.
Sementara Ketua FJN Jatim, Mohammad Dedi Rosyadi, periode 2023-2026 menyampaikan, jika pihaknya selain memberikan reward juga mengapresiasi kepada Mahfud.
“Kami menilai beliau ini memberikan inspirasi kepada anak-anak muda Nahdliyin, beliau kita nilai rekam jejaknya adalah kader asli IBNU PMII GPNU GP Ansor dan kini meningkatkan pengalaman naik menjadi Kasat Korcab Jatim, Mudah-mudahan beliau ini bisa dijaga netralitas nya bukan hanya wartawan saja yang diwajibkan netralitas dan independensi, pak Mahfud juga memberikan contoh bagaimana netralitasnya,” Kata Dedi.
Dedi juga menyatakan, jika ia mendapat amanah dari Mahfud, untuk berbicara tentang netralitas dan impedansi pers, terutama saat pilpres yang saat ini sudah memasuki masa kampanye.
Namun dia mengakui, jika berbicara tentang netralitas dan independensi didepan kawan-kawan jurnalis, bagaikan memberi garam air dilautan. Karena dia hanya 17 tahun berada di dunia jurnalistik, mungkin disini para senior ada yang sudah 20-30 tahun menjadi jurnalis.
“Kalau berbicara netralitas dan independensi ketika kita menjalani tugas-tugas jurnalistik kerja kerja pers, itu wajib kita laksanakan, karena pada hakekatnya pers itu bersifat independensi dan netralitas, materi tidak pernah memihak, karena itu kerja kerja pers itu harus netral dan harus Blanche,” Tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut, selain Mahfud S.Ag, bersama Ketua FJN Jatim, dihadiri IBNU GPNU PMII GP Ansor dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Komunitas Wartawan Bangkalan (KWB), Aliansi Jurnalis Bangkalan (AJB), Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Bangkalan dan Wartatama Bangkalan. (Muallam).

