Mahfud MD Silaturahmi Ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan

Pamekasan, Zonainvestigasi.com-Usai pertemuan yang berlangsung tertutup selama satu jam, Mahfud MD beserta rombongan kemudian meninggalkan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar,Pamekasan.

Maksud kedatangan Menteri Koordinator Bidang Politik,Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Mahfud MD ke Madura pada Kamis 11/Januari 2024 bertujuan pulang kampung ke Pamekasan.

Dalam pulang kampungnya Mahfud MD juga ia melakukan silaturrahmi mengunjungi sejumlah para kiai sepuh yang ada di Madura.

Cawapres nomor urut 3 Profesor Mahfud MD ini diusung dari Partai PDI Perjuangan kembali melakukan dialognya bersama pendukungnya di salah satu Hotel dan Resto Putri Jalan Trunojoyo itu didampingi
oleh Yenny Wahid putri dari Presiden ke 4 almarhum KH. Abdur Rahman Wahid yang biasa dikerab di sapa Gusdur,pada Kamis (10/01/2024) siang.

Mahfud MD yang merupakan pasangan Cawapres tersebut dengan nomor urut 3, dalam kedatangannya di sambut meriah dengan antusias oleh warga dan guru ngaji se Kabupaten Pamekasan .

Ditengah-tengah sambutannya,
sebagai putra Madura asli,Mahfud MD akan memajukan Madura dan akan mengusulkan ke pemerintah agar Madura menjadi provinsi

“Namun, hal itu Madura masih dirasa belum memenuhi syarat karena untuk menjadi Provinsi harus ada 5 Kabupaten sedangkan di Madura masih terdapat 4 Kabupaten,yang diantaranya adalah Bangkalan,Sampang, Pamekasan dan Sumenep,”ujarnya.

Selain itu, Mahfud MD juga akan mengusulkan ke pemerintah agar semua guru ngaji mendapatkan gaji tetap dari pemerintah,tukasnya.

Kedatangan Cawapres Nomor urut 3 Mahfud MD di Hotel putri disambut meriah..

Mahfud berjanji kedepannya apalagi jk dirinya menjadi Wapres akan lebih memperhatikan para guru ngaji atau guru madrasah untuk mendapatkan upah lebih layak.

Janji Ganjar Pranowo-Mahfud MD jika menang gaji tetap untuk guru ngaji.

Hal itu sudah kami programkan untuk menginventarisir guru madrasah atau guru ngaji yg selama ini kurang diperhatikan, katanya.

Menurutnya, guru ngaji atau guru Madrasah pengabdiannya tidak terhingga untuk mencerdaskan kehidupan bangs meskipun hanya dengan nominal kecil, pungkasnya. (M/Hn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *