Reka Ulang Adegan Carok Hasan Basri Menewaskan 4 Orang Sekaligus

Bangkalan, Zonainvestigasi.com- Polres Bangkalan menggelar reka ulang adegan Carok Hasan Basri bersama adiknya Muhammad Werdi, yang menewaskan 4 orang sekaligus. Di TKP Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan hingga menggemparkan publik, pada 2023 lalu.

Ini salah satu adegan yang diperagakan Hasan Basri, sebelum terjadinya carok.

Sebanyak 38 adegan rekonstruksi diperagakan oleh kakak beradik ini hingga memakan waktu sekitar 4 jam. Bertempat di tepi jalan jalur kembar Ring Road Barat, Kabupaten Bangkalan pada Senin (26/2/2024) kemarin.

Adegan carok ini diperankan langsung oleh kedua tersangka, yaitu Hasan Basri (40) dan Mawardi (35). Sementara peran korban serta saksi menggunakan peran pengganti. Dalam reka ulang tersebut, turut hadir dari pihak kejaksaan negeri Bangkalan dan kuasa hukum tersangka.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan, bahwa gelar rekonstruksi ini dilakukan untuk berupaya mengembalikan peristiwa menjadi lebih terang/nyata, atas permintaan jaksa penuntut umum (JPU) serta agar lebih terang lagi kasus tindak pidana yang terjadi.

“Apakah ada pelaku lain, BB lain, termasuk apakah ada saksi lain, sebenarnya untuk lebih membuat kembali terang, memperjelas hingga benderang peristiwa itu, sehingga sewaktu rekontruksi ada 38 adegan yang diperagakan,” ungkap AKBP Febri, saat dihubungi secara terpisah pada Selasa pagi ini (27/02/2024).

Pihak kepolisian memilih lokasi lain untuk rekonstruksi tersebut dengan tujuan menjaga situasi agar tetap kondusif.

“Kami memang memilih lokasi yang berbeda, dengan alasan keamanan dan juga untuk menjaga kondusifitas di tempat kejadian perkara,” tambah AKBP Febri.

Rekontruksi pada Senin siang kemarin menjadi tontonan warga yang melintas di jalan Kinibalu, atau yang lebih akrab dikenal sebagai jalan kembar ring road barat kota Bangkalan.

“Ya benar, memang ada warga yang melintas jalan tersebut lalu menepikan kendaraan mereka sejenak dan menonton untuk melihat dengan dekat bagaimana kejadian berdarah tersebut terjadi,” tutup Kapolres Bangkalan tersebut. (Red/Hum).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *