Hebat….!!!, Dalam 3 Hari Satlantas Polres Sampang Tangkap Pelaku Tabrak Lari Di Kabupaten Sumenep

Sampang.(zonainvestigasi.com) – Kasus tabrak lari antara mobil minibus jenis Kijang Inova melawan sepeda motor jenis Honda Vario, sehingga dalam kecelakaan tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Kecelakaan yang terjadi pada hari Selasa (07/11/2023) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB, di Jalan KH. Wahed Hasyim depan Alun-alun Trunojoyo Sampang tersebut akhirnya terungkap.

Dengan di dampingi Kanit Laka Lantas Ipda Dody Darmawan serta KBO Iptu Syafriwanto, SH.,MH, Kasat Lantas Polres Sampang AKP Rukimin, SH menjelaskan tentang kronologis serta identitas kendaraan dan juga pelaku tabrak lari itu sendiri, Kamis (09/11/2023).

“Pelaku bernama Angga Pramana (29), warga Dusun Ares Tengah, Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep”, ujarnya.

Selanjutnya AKP Rukimin menuturkan bahwa anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang berhasil menangkap satu orang dan diduga pengemudi dari minibus warna hitam, setelah penyelidikan berlanjut dangan pengecekan identitas kendaraan minibus innova dengan Nopol W 1828 CF melalui data ERI di Samsat Sampang.

Dari hasil pengecekan didapat data kendaraan dengan Pemilik mobil beralamat di Jalan Sunan Giri Gg 1 Kelurahan/Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, sehingga Kanit Gakkum berikut 2 (dua) Pers Banit Gakkum mendatangi alamat tersebut, dan mendapat petunjuk bahwa kendaraan minibus innova Nopol W 1828 CF tersebut di jual ke warga Kabupaten Sumenep.

Hasil penyelidikan itu, kemudian Satlantas Polres Sampang turut mengamankan kendaraan minibus serta pelaku tabrak lari pada hari Rabu (08/11/2023) sore di Wilayah Kabupaten Sumenep.

Kanit Laka Polres Sampang Dody Darmawan menambahkan bahwa kendaraan minibus itu merupakan mobil rental yang berada di wilayah Sumenep”, imbuhnya.

“Saat ini polisi masih memintai keterangan pelaku tabrak lari guna penyidikan lebih lanjut, dan ada dua kemungkinan proses hukumnya.
Dimana antara kelalaian atau kesengajaan dan sebagainya, belum bisa dipastikan sebelum penyelidikan selesai.
Namun setidaknya pelaku tersebut harus lebih kooperatif, saat kejadian bisa bertanggung jawab, yakni dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat serta meminta bantuan warga sekitar, akan tetapi sebaliknya dia malah lari”, kata Dody.

“Sementara itu, korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan berboncengan tiga, dan tidak memakai helm.
Dari ketiga korban tersebut, salah satu diantara korban meninggal dunia saat perjalanan menuju ke rumah sakit.
Korban bernama Faisol (20), warga Dusun Sentol, Desa Moktesareh, Kecamatan Kedungdung, Sampang”, Pungkasnya.

 #(M/is-one)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *