Skrining TBC Bagi WBP, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Rapat Tim Kerja

Pamekasan, Zonainvestigasi.com – Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Skrining Tuberkulosis (TBC) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menggelar rapat Tim Kerja.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim, Yhoga Aditya Ruswanto bersama seluruh anggota tim Kerja, pada Kamis (09/11/2023) di Aula Lantai 2 Gedung Utama Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.

Dalam rapat tim kerja tersebut, membahas teknis alur pelaksanaan Chest X-Ray TB, pengiriman sampel dan laporan hingga rencana penanganan temuan kasus di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim.

Yhoga Aditya Ruswanto mengatakan, tujuan rapat Tim Kerja ini digelar agar seluruh anggota yang terlibat memiliki persepsi sama dan meminimalkan risiko masalah yang mungkin timbul pada saat pelaksanaan Skrining TBC nanti.

“Saya berharap kegiatan ini nantinya dapat terlaksana secara optimal dalam penemuan angka kasus TBC secara aktif serta masif yang berisiko tinggi penularan TBC bagi WBP. Tuberkulosis atau TBC bukan penyakit keturunan dan bukan disebabkan oleh kutukan atau guna-guna. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Hanya sekitar 10% diantara orang yang terinfeksi akan jatuh sakit, namun, bakteri TBC dapat hidup dalam kondisi non-aktif (laten) seumur hidup dan menjadi aktif saat daya tahan tubuh melemah,” ujarnya.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut surat edaran : PAS.6-4. PK.06.07 tentang pelaksanaan kegiatan penemuan Kasus TBC melalui skrining gejala dan intervensi skrining Chest X-Ray di Lapas, Rutan dan LPKA pada 33 Kanwil Kemenkumham Tahun 2023.

“Berdasarkan surat edaran, kita di berikan target jumlah Warga Binaan yang akan dilakukan skrining TBC sebanyak 1.204. Hasil skrining nantinya akan menjadi bahan pelaporan,” pungkasnya. (M/HN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *