Optimisme Kadisperta KP Kab Sampang Dengan Tambahan Subsidi Pupuk Bagi Petani
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Para petani dan juga pemilik kios khususnya di Kabupaten Sampang mendapatkan asa atau harapan baru, sebab Dalam waktu dekat ini Pemerintah Pusat berencana akan menambah subsidi pupuk.

Pemilik Kios Pupuk UD. Usaha Tani, H. Mukit yang beralamat di Jalan KH. Wahid Hasyim itu mengaku senang dengan isu strategis dari pemerintah tersebut. Dirinya berharap agar subsidi pupuk itu bisa segera terealisasi.
“Memang selama ini kebutuhan pupuk bagi petani di Kabupaten Sampang masih terpenuhi, yakni sekitar 65% dari kebutuhan, artinya masih kekurangan pupuk sekitar 35% dari kebutuhan pupuk se Kabupaten Sampang, dan akibatnya berpengaruh dengan hasil produksi pangan petani”, ungkapnya. Ke jurnalis Zona Investigasi.com biro Sampang.
Selasa (30/04/2024).
Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang, Suyono saat di temui di ruangannya mengaku senada dengan keterangan dari H. Mukit.
“Kebutuhan pupuk bagi petani di Kabupaten Sampang masih terpenuhi kisaran 65% dari kebutuhannya.
Sementara hasil pangan petani sangat dibutuhkan, guna menjaga ketahanan pangan nasional yang semakin mengancam serta memprihatinkan”, ujarnya.
Kemudian Suyono menambahkan ancaman yang di maksud karena lahan produktif pertanian setiap tahunnya semakin berkurang.
Semua itu akibat dari banyaknya masyarakat yang mendirikan pemukiman serta berbagai pembangunan fasilitas umum dan sebagainya. Baik bertambahnya rumah-rumah warga hingga kompleks perumahan yang di bangun pengusaha dan pemerintah itu sendiri serta akses jalan baru.
“Saat ini pemerintah dalam kondisi darurat pangan, sehingga kementrian telah menjalankan terobosan berbagai program untuk meningkatkan hasil pangan, khususnya tanaman padi yang merupakan kebutuhan pokok konsumtif”, ucapnya.
Oleh sebab itu, Pemerintah akan memaksimalkan sawah tadah hujan untuk lebih di optimalkan, bahkan untuk kabupaten Sampang sendiri telah mengebor ketersediaan air di persawahan sebanyak 47 Pompa air yang tersebar di Kabupaten Sampang.
“Kami berharap dari target 1.407 hektare sawah produktif bisa lebih satu sampai dua kali panen setiap tahun, sedangkan untuk sawah produktif di wilayah Kabupaten Sampang ada sekitar 12 ribu hektare, dan tercatat pada tahun 2021, hasil panen padi sebanyak 303 ribu ton, tahun 2022 sekitar 308 ribu ton, dan pada tahun 2023 sebanyak 311 ribu ton padi, sehingga dari jumlah panen tersebut masih tergolong surplus, karena kebutuhan Kabupaten Sampang masih dibawah 300 ribu ton saja”, jelasnya.
“Adapun pupuk yang di subsidi oleh pemerintah adalah jenis pupuk Urea dan Ponska yang disediakan oleh PT. Pupuk Indonesia dan rencananya akan di tambah dengan pupuk jenis Organik yang sebelumnya sempat dikeluarkan dari daftar pupuk bersubsidi, dan rencananya isu strategis ditambahnya subsidi Pupuk itu guna menjaga Ketahanan Pangan Nasional”, pungkasnya.
Sekedar informasi bahwa rencana alokasi pupuk bersubsidi yang semula dari 4,73 juta ton akan ditambah menjadi 9,55 juta ton, sedangkan nilai nominal untuk tambahan anggaran subsidi pupuk oleh pemerintah sebesar Rp. 26,6 triliun akan menjadi Rp. 53,3 triliun.
#(M/is-one)#

