Plt Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Resmi Buka Program Pelatihan Kemandirian Anggaran 2023

Pamekasan, (zonainvestigasi.com) – Dalam rangka mengoptimalkan potensi dan kreatifitas para Warga Binaan, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim Eddy Junaedi secara resmi membuka program pelatihan Kemandirian Tahun Anggaran 2023 bagi Warga Binaan, bekerjasama dengan CV. Jasa Indah Mandiri.

Acara pembukaan tersebut dilaksanakan di Aula Balai Latihan Kerja Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, pada pukul 08.00 WIB. Dalam pembukaan ini juga disaksikan langsung oleh pejabat struktural beserta para WBP dan peserta Pelatihan Kemandirian. Diawali dengan sambutan Plt. Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan. Beliau menyampaikan bahwa pelatihan Kemandirian Tahun 2023 akan diikuti sebanyak 40 Warga Binaan.

“Untuk program kemandirian tahun ini yaitu pelatihan Pengolahan Akrilik (Manufaktur) selama 40 hari. Kalian harus semangat, karena negara sudah hadir untuk membekali saudar-saudara Warga Binaan melalui pelatihan kemandirian ini, jangan sia-siakan kesempatan ini. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, agar ketika bebas nanti kalian memiliki keahlian yang mumpuni,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Plt. Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim juga berharap dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan bekal pengetahuan dan dapat memberikan Motivasi serta Semangat bagi Warga Binaan.

“Pembinaan Warga Binaan bukan hanya menjadi tanggung jawab Lapas/Rutan, namun merupakan tanggung jawab kita bersama. Termasuk para instansi lainnya. Diharapkan dengan adanya kegiatan pelatihan ini dapat menjadikan Warga Binaan yang terampil dan bersertifikat,” harapnya.

Sementara itu, Direktur CV Jasa Indah Mandiri,Irni Oktavia mengucapkan terimakasih kepada Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak kalapas dan Jajaran, karena telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk ikut berkontribusi dalam program pelatihan keterampilan melalui perjanjian kerjasama ini. Ini merupakan amanah untuk kita. Kami berharap Warga Binaan dapat menyerap semua ilmu yang diberikan oleh instruktur, sebagai modal nanti ketika bebas nanti,” jelasnya. (M/Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *