Begini Kebijakan Kabid Pembinaan SD Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Kab. Sampang Ke Depan
Sampang.(zonainvestigasi.com) – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutan di peringatan HUT PGRI ke 80 dan Hari Guru Nasional (HGN) beberapa hari yang lalu sempat menyinggung tentang IPM (Indeks Pembangunan Manusia) terutama pendidikan dan kesehatan merupakan prioritas utama di wilayahnya, mengingat mutu pendidikan di Kabupaten Sampang masih tertinggal dengan daerah-daerah lainnya yang ada di Provinsi Jawa Timur.
Terkait dengan pernyataan Bupati diatas tersebut, Kabid (Kepala Bidang) Pembinaan SD (Sekolah Dasar) Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Yusuf, S.Pd mengatakan sesuai dengan tupoksinya sebagai bidang pembinaan SD terutama kurikulum, mantau bangunan fisik SD serta menganalisa laporan atau raport pendidikan khususnya di SD/sederajat. Selasa (25/11/2025).
“Untuk bangunan sekolah yang sudah tidak layak digunakan sebagai tempat belajar mengajar maka nantinya akan mengusulkan ke pusat melalui revitalisasi yang sekarang menjadi program strategis nasional untuk mengembangkan pendidikan”, ujarnya.
“Insya Alloh tahun ini kami sedang melakukan pengkajian-pengkajian sehingga kedepannya semoga saja anggaran dari pusat tersebut, Kabupaten Sampang bisa merehab bangunan khususnya gedung atau ruang kelas SD yang kurang layak”, Kata Yusuf ke jurnalis Zona Investigasi.com biro Sampang di ruang kerjanya.
Disinggung mengenai menjamurnya sekolah swasta di Kabupaten Sampang sehingga berdampak mengurangnya jumlah murid di SD negeri, Kabid Pembinaan SD yang sebelumnya menjabat Kepala Sekolah UPT SD Negeri Dulang 3 Kecamatan Torjjun itu menjelaskan bahwa tinggal bagaimana cara SD negeri tersebut untuk menyiasati pengembangan mutu pendidikan itu sendiri, baik guru pengajarnya maupun sarana dan prasarana dalam mempengaruhi maju tidak lembaga pendidikan tersebut.
“Bicara dengan penyampaian Bupati Sampang di atas itu, saya optimis sekali sebab potensi Kabupaten Sampang ini luar biasa asalkan kita harus membangun kebijakan-kebijakan khususnya di Dinas Pendidikan untuk menata guru dan siswa serta lembaga pendidikan itu sendiri”, pungkasnya.
#(is-one)#

