Gedung SD Negeri Pangongsean 1 Kec. Torjun Rusak Parah Dan Hampir Roboh

Sampang.(zonainvestigasi.com) – Salah satu program pembangunan Pemerintah Kabupaten Sampang adalah meningkatkan mutu pendidikan dan faktor penunjang pendidikan, yakni harus adanya sarana dan prasarana yang memadai bagi guru pengajar maupun siswa didiknya.

Akan tetapi lain halnya dengan UPT SD Negeri Pangongsean 1 Desa Pangongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang. Kondisi bangunan gedungnya atau sekitar 6 ruang kelasnya sudah banyak yang rusak parah, bahkan satu ruangan hampir ambruk dan tiga lokal ruangan Sekolah Dasar tersebut bangunannya dalam keadaan miring.

Pantauan jurnalis Zona investigasi.com biro Sampang bahwa UPT SD Negeri Pangongsean 1 terletak di pinggir jalan nasional, dengan jumlah pengajar ada 12 guru, Security (Satpam) 1 dan penjaga sekolah 1 orang, jadi total ada 14 orang. Sedangkan jumlah muridnya mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 sebanyak 186 siswa.

Kepala Sekolah UPT SD Negeri Pangongsean 1 Kecamatan Torjun, Maskur Taufiq, S.Pd mengatakan bahwa bangunan dalam kondisi rusak sejak 3 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2021, dan agar ruang kelas tersebut tidak roboh maka pihak sekolah memasang tiang penyangga. Kamis (13/06/2024).

“Bangunan sekolah yang mengalami rusak yang cukup parah ada tiga ruang kelas dan dua kelas tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat belajar mengajar siswa. Kami sudah mengajukan ke Dinas Pendidikan sejak tahun 2022, akan tetapi masih belum ada realisasinya”, katanya.

“Memang pernah dari pihak Dinas Pendidikan melakukan survey bangunan ke sini, dan dari informasi yang kami terima bahwa bangunan yang rusak parah di SD Negeri Pangongsean 1 ini akan di rehab tahun sekarang (2024) melalui Dinas PUPR Sampang”, ucapnya.

Selanjutnya Maskur menuturkan karena kondisi bangunan itu sudah rusak, dirinya melarang kepada para guru pengajar agar ruangan kelas yang hampir roboh tersebut jangan sampai digunakan beraktivitas.

“Karena kondisi bangunan yang sudah parah, maka 4 ruang kelas tersebut tidak digunakan lagi, sebab kami khawatir serta berisiko jika sewaktu-waktu gedung itu roboh di saat proses belajar mengajar berlangsung, sehingga akan menimbulkan korban jiwa apabila tiba-tiba bangunan itu ambruk”, tuturnya.

“Oleh sebab itu, kami selaku Kepala Sekolah SD Negeri Pangongsean 1 berharap agar bangunan yang sudah rusak parah ini segera di rehab atau di perbaiki, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita semua”, harapnya.

Kepada jurnalis Zona Investigasi.com biro Sampang, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Abd Rahman, S.Pd menjelaskan bahwa SD Negeri Pangongsean 1 dan sekitar 11 Sekolah Dasar pada tahun 2023 itu masuk ke bantuan Dinas PUPR, dan yang mendapat realisasi hanya SD Negeri Torjun 4 dan SD Negeri Sejati Kecamatan Camplong. Jum’at (14/06/2024).

“Karena SD Negeri Pangongsean 1 sangat membutuhkan, maka sambil menunggu realisasi dari Dinas PUPR, kami berupaya dengan cara lain yakni mengawal data Dapodik SD Negeri Pangongsean 1 terutama masalah Sarpras (Sarana dan Prasarana) melalui operatornya kami panggil ke sini”, ujarnya.

“Tujuan pemanggilan tersebut adalah jika tahun 2024 ini belum ada realisasi dari Dinas PUPR, kami akan usulkan sekaligus dikawal agar bantuan rehab atau bangun melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2025.
Penentuan DAK ini biasanya antara bulan Agustus sampai Oktober 2024 dan jika gagal sedangkan sekolah itu sudah layak untuk di rehab maka kami akan mengupayakan melalui DAU (Dana Alokasi Umum) Tahun 2025. Akan tetapi jika melalui DAU itu  mendapatkan rehab bangunan hanya 3 atau 4 ruang kelas saja”, jelasnya.

“Sebetulnya kami sudah lama ingin mengusulkan SD Negeri Pangongsean 1 itu di rehab, tetapi selalu tercover oleh Dinas PUPR. Tetapi kami sudah cukup lama menunggu tindakan dari Dinas PUPR ternyata sampai saat inipun masih realisasinya, maka kedepannya nanti khusus SD Negeri Pangongsean 1 akan kami ambil jalan alternatif melalui DAK maupun DAU paling lama tahun 2025.
Semoga saja cepat terealisasi untuk di rehab dan akan kami jadikan sebagai skala prioritas”, pungkas Rahman di ruangannya.

       #(is-one)#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *