Ketua AJB Menilai, Visi-Misi Paslon Bacabup-Bacawabup Bangkalan Tak Selaras RPJMD 2025-2029
Bangkalan, Zonainvestigasi.com – Ketua Aliansi Jurnalis Bangkalan (AJB) Ahmad Fauzi menilai, visi misi kedua pasangan calon (Paslon) bakal calon Bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil Bupati (Bacawabup) Bangkalan, baik Paslon Bangkalan Berbagi ManFaat (Lukman-Fauzan untuk masyarakat) dan Bangkalan Maju (Mathur-Jayus) tidak selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bangkalan 2025-2929, Selasa (10/09/2024).
Ahmad Fauzi menyampaikan, bahwa Peningkatan di bidang pendidikan, terwujudnya pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, penyelenggaraan birokrasi yang bersih, prima dan transparan serta ramah investasi, merupakan visi misi kedua paslon di Pilkada 2024 mendatang.
Dari kedua Paslon, baik Lukman-Fauzan dan Mathur-Jayus dari sekian visi misinya tidak ada paslon memasukkan persoalan tingkat kemiskinan yang tinggi, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang di bawah rata rata, tingginya pengangguran, penyusutan lahan pertanian hingga pemberdayaan pertani, kemandirian keuangan daerah, dan optimalisasi serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangkalan.
“Tingkat Kemiskinan Kabupaten Bangkalan selama 5 tahun (2019-2023) rata rata kemiskinan mencapai 20 persen, atau setara dengan 200 ribu lebih di bawah garis kemiskinan (sesua data BPS), bahkan di peringkat Jawa Timur Bangkalan termasuk dari 4 Kabupaten miskin ekstrem,” Ujar Wartawan Fauzi, dari media Bangsa Online.
Fauzi juga menerangkan, optimalisasi dan peningkatan PAD Bangkalan, perlu mendapatkan perhatian khusus dari kedua paslon, karena di tahun 2024 PAD Bangkalan kurang lebih Rp350 miliar.
Padahal, potensinnya besar, baik dari pajak rumah makan, pajak bumi bangunan, pajak parkir, hingga pajak reklame, tidak optimalnya pungutan pajak reklame menjadi temuan di LHP BPK 2023, banyak kebocoran terhadap pungutan pajak reklame.
Begitu juga IPM selama 5 tahun dari 2020-2023 peringkat Kabupaten Bangkalan selalu menempati peringkat nomor dua dari buntut, setelah Sampang, hingga kini IPM Bangkalan tidak pernah terkerek.
“Seharusnya penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan IPM, peningkatan PAD, penyusutan lahan dan pemberdayaan petani secara spesifik dimasukkan di dalam visi misi oleh kedua paslon, baik Bangkalan Berbagi ManFaat atau Bangkalan Maju,” Terangnya.
Menurut Fauzi, visi misi calon bupati dan wakil bupati, seharusnya selaras dengan Rancangan Teknokratik (Rantek) RPJMD, yaitu masih tingginya angka kemiskinan, menjadi permasalahan utama di Bangkalan. Karena, jika visi misi paslon tidak selaras dengan RPJMD yang dibuat, dapat mempengaruhi sistem akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
“Hal ini juga, di atur dalam UU 10 Tahun 2016, Permendagri Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan dan pengendalian dan evaluasi pembangun daerah, Permendagri nomor 1 tahun 2024, dan surat Dirjen Bangda 000.8.2.2/4075/Bangda RPJMD 2025-1029.” Ujarnya.
Perlu diketahui 9 pokok permasalahan dari tahun ketahun serta visi misi kedua Paslon Bacabup-Bacawabup Bangkalan adalah sebagai berikut:
- Tingkat kemiskinan yang masih relatif tinggi
- IPM masih di bawah rata rata provinsi maupun nasional
- Masih relatif tinggi tingkat pengangguran terbuka (TPT)
- Lambatnya pertumbuhan ekonomi
- Belum optimalnya penyelenggaraan pelayanan publik dan reformasi birokrasi dalam mewujudkan pemerintah yang bertata kelola baik dan bermartabat
- Keterbatasan layanan infratruktur dan pengembangan wilayah yang berwawasan lingkungan secara merata
- Terbatasnya ketersediaan air, penyusutan lahan pertanian, dan pemberdayaan petani
- Keterbatasan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, kesehatan dan layanan sosial
- Rendahnya kemandirian keuangan daerah.
Paslon Lukman Hakim-Fauzan Jakfar, dengan tagline “Bangkalan Berbagi ManFaat”
Visi: Terwujudnya masyarakat relegius, berdaya saing, adil dan sejahtera
Misi
- Mewujudkan pembangunan manusia yang berakhlakul karimah dan memiliki daya saing
- Mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima dan lebih baik
- Percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur
- Penyelenggaraan birokrasi yang prima, berkualitas dan transparan
- Memaksimalkan pitensi daerah menunjang ekonomi lokal dan mewujudkan daerah ramah investasi.
Paslon Mathur Husayri – Jayus Salam dengan tagline “Bangkalan Maju” sebagai berikut:
Visi: Membangun Bangkalan , yang Maju, bersih dan Madiri
Misi
- Pemerataan dan akselerasi pembangunan lintas sektoral
- Mempermudah akses pelayanan kemasyarakatan
- Menciptakan daerah yang ramah investor
- Menciptakan tatakelola pemerintahan yang baik, dan bersih dari korupsi
- Peningkatan kualitas hidup masyarakat Bangkalan dalam bidang pendidikan, kesehatan dan social ekonomi. (Muallam).

