Microsleep di Jalur Cepat Suramadu, Pick Up Tabrak Pesepeda hingga Tewas di Tempat

Bangkalan, zonainvestigasi.com – Tragedi memilukan terjadi di Jembatan Suramadu, seorang peserta Funbike Indomaret 2025, Taufik Hidayat (57), warga Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Bangkalan, tewas di tempat setelah ditabrak kendaraan pick up putih yang melaju kencang dari arah Madura menuju Surabaya.

Korban diketahui melintasi jalur roda empat (R4) saat perjalanan bersama rombongan menuju event gowes di Surabaya Plaza. Namun nahas, di tengah lintasan panjang Suramadu, pick up yang dikendarai oleh seorang pengemudi yang diduga mengalami microsleep—tertidur sesaat saat mengemudi menabrak korban dari belakang hingga terpental beberapa meter dan mengalami luka parah di bagian kepala.

Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., membenarkan peristiwa tragis tersebut.

“Korban meninggal dunia di tempat kejadian. Dugaan awal, pengemudi pick up mengalami microsleep sehingga tidak menyadari keberadaan pesepeda di jalur cepat. Saat ini tim Gakkum Satlantas bersama PJR Suramadu sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP I Gusti Bagus.

Proses evakuasi korban berlangsung cepat. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, tim kepolisian tengah memburu pelaku yang melarikan diri dan mengidentifikasi nomor polisi kendaraan menggunakan rekaman CCTV yang tersedia di kawasan Jembatan Suramadu.

“Kami sedang menelusuri nopol kendaraan menggunakan rekaman CCTV yang tersedia. Kami juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lapangan,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, AKP I Gusti Bagus juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, khususnya bagi pesepeda dan pengendara roda dua yang masih kerap menerobos jalur roda empat di Jembatan Suramadu.

“Jalur R4 Suramadu sangat berbahaya bagi pengguna R2, apalagi di jam-jam rawan. Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melanggar aturan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bahwa kelelahan saat berkendara bisa mematikan, dan bahwa disiplin berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tapi soal nyawa. (Red/Hum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *