Ratusan Warga Surabaya Jadi Korban Penipuan Berkedok PARR
Surabaya.(zonainvestigasi.com) – Bermula dari ajakan seorang teman alumni SMK Penerbangan Juanda Surabaya untuk mengikuti menjadi anggota peserta Program Arisan Rumah Rakyat (PARR).
Salah satu warga Surabaya yang menjadi korban berinisial Achmad Faisol (42). Dirinya berminat menjadi peserta PARR karena berkeinginan memiliki rumah untuk keluarganya.
Namun setelah 36 bulan yang tertera sesuai dengan surat perjanjian akan terwujud impian memiliki sebuah rumah tersebut tinggal hanya angan-angan belaka alias nihil dan pada kenyataannya pihak pengelola tidak bertanggung jawab dan akhirnya para peserta termasuk AF (inisial) menanyakan kepada Pak Win si penerima uang via transfer, namun dirinya marah-marah dan bahkan tidak bertanggung-jawab.
“Saya selaku pihak peserta PARR merasa dirugikan karena apa yang di janjikan tidak nyata, di tulis di surat perjanjian jika ada kendala uang yg selama 36 bulan disetor dikembalikan seratus persen oleh pihak pengelola yakni Hendrik Purnomo tetapi sampai dg 1thn lebih tidak ada pertanggung-jawaban dari pihak pengelola”
Program ini dibuat dengan azaz dasar kekeluargaan kebersamaan, saling percaya dan tanggung jawab serta ada hak dan kewajibannya.
PARR adalah program yang dikelola di asset digital yaitu Edccash.
Pengelola dari PARR itu sendiri adalah Hendri Purnomo bos besar HOLANE JAYA Martabak & Terang Bulan yang mempunyai tanggung jawab sepenuhnya atas modal peserta.
Apabila terjadi masalah dengan sistem Edccash atau gagalnya pencairan karena sistem tersebut pengelola berkewajiban mengembalikan seratus persen (100%) dana peserta yang telah disetorkan secara bertahap.
Ditegaskan PIHAK PENGELOLA HENDRI PURNOMO segera mengembalikan dana peserta Program Arisan Rumah Rakyat (PARR) yang telah di setorkan secara bertahap.
Ekawaty19 (Red)

