Polres Bangkalan Tanamkan Disiplin Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
BANGKALAN, zonainvestigasi.com – Suasana berbeda tampak di Taman Edukasi Lalu Lintas Polres Bangkalan, Kawasan yang biasanya identik dengan aktivitas pelayanan masyarakat kini dipenuhi tawa riang puluhan anak dari RA Fathimah, Desa Jaddih, Kecamatan Socah. Rabu (22/4/2026).
Dengan seragam rapi dan wajah penuh antusias, para siswa datang didampingi guru untuk mengikuti Program Polisi Sahabat Anak yang digagas Polres Bangkalan.
Kegiatan diawali dengan barisan menyerupai kereta api kecil. Sambil bernyanyi, anak-anak diajak menuju taman edukasi. Suasana semakin hangat saat personel kepolisian turut bercanda dan menyapa satu per satu siswa, mencairkan rasa canggung yang biasanya melekat pada sosok polisi.
Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Febry Hermawan, mengatakan program tersebut terus mendapat respons positif dari berbagai sekolah di Kabupaten Bangkalan. Bahkan, hampir setiap pekan taman edukasi tersebut selalu dikunjungi siswa dari jenjang PAUD hingga SD.
“Hampir setiap pekan ada kunjungan dari anak-anak TK maupun SD. Ini menjadi kebahagiaan bagi kami karena menunjukkan kepercayaan masyarakat bahwa polisi hadir dekat dengan dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan arahan langsung Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, sebagai upaya membangun citra positif Polri sejak usia dini. Anak-anak diharapkan memahami bahwa polisi adalah sahabat yang siap melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
“Kami ingin menanamkan bahwa polisi bukan sosok yang harus ditakuti, melainkan sahabat anak-anak. Kami hadir dengan wajah humanis dan dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas mengenalkan berbagai rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan dengan aman, pentingnya penggunaan helm, hingga disiplin berlalu lintas. Materi disampaikan secara interaktif melalui permainan dan lagu agar mudah dipahami.
Keceriaan semakin terasa saat sesi kuis berlangsung. Anak-anak tampak antusias mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan seputar rambu lalu lintas. Setiap jawaban benar langsung mendapat hadiah, disambut tepuk tangan meriah dari teman-temannya.
“Metode belajar sambil bermain ini kami gunakan agar anak-anak lebih mudah menyerap materi. Dari kuis tersebut, kami juga bisa mengukur pemahaman mereka,” tambahnya.
AKP Febry berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Bangkalan. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan sosok polisi sebagai pelindung sekaligus sahabat masyarakat sejak dini.(Tan/M)

